Sleman Ditunjuk Sebagai Pilot Project Pariwisata Berkelanjutan

Sleman – Tim dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC) yang dipimpin Mr.Guy Chester , didampingi  tim dari kementerian Pariwisata RI yang dipimpin  Asisten Deputi Bidang Insfrastruktur dan Ekosistem Pariwisata Dr Frans Teguh selama dua hari Minggu-Senin (24-25/7) telah mengunjungi Desa Wisata Kelor dan Pulesari Turi.

Kunjungan tersebut dalm rangka  Assesment  Pariwisata berkelanjutan. Selain Kabupaten Sleman yaang ditunjuk sebagai Pilot Project  Suistainable Tourism Development (STD) juga kabupaten Lombok Barat dan Kabupataen Pangandaran. Tim SGTC tersebut diterima diterima di Desa Wisata Pulesari Turi Sleman, Senin (25/7)  dan diterima Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Dra Sudarningsih MSi.

Sudarningsih  menyampaikan bahwa momentum tersebut  tentu menjadi saat yang ditunggu-tunggu sebagai tindaklanjut atas terpilihnya Kabupaten Sleman sebagai pilot project dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

Terpilihnya Kabupaten Sleman sebagai pilot project pembangunan pariwisata berkelanjutan tentu menjadi hal yang membanggakan sekaligus semakin meningkatkan motivasi kami, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mengelola berbagai potensi kepariwisataan di Kabupaten Sleman.

Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus mengembangkan Desa wisata sebagai salah satu unggulan destinasi wisata wilayah. Pengembangan desa wisata di Sleman dipadukan dengan program kegiatan bidang lain seperti pertanian, perikanan, perindustrian dan lingkungan. Melalui desa wisata, wisatawan dapat ikut mempelajari berbagai hal yang telah menjadi budaya masyarakat serta kearifan local setempat.

Bahkan hingga saat ini Kabupaten Sleman telah memiliki 38 desa wisata yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat sekitar, 10 diantaranya sudah mandiri. Keberadaan desa wisata di Sleman mempunyai multiplier effect terhadap aktivitas ekonomi, pembangunan fisik, sosial dan budaya di masyarakat. Sehingga keberadaan desa wisata memiliki kontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan pariwisata berkelanjutan merupakan program nasional yang harus kita dukung,” kata Sudarningsih.

Untuk itu pertemuan  ini tentu menjadi momen strategis bagi seluruh jajaran baik Pemerintah dan semua stakeholder yang terlibat dalam sektor pariwisata untuk bersama-sama menyamakan persepsi dan pemahaman tentang pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Sleman. Sekaligus dapat menjadi media bagi seluruh jajaran yang terlibat untuk dapat berperan aktif dalam mensukseskan program ini.

Perlu dipahami bahwa kerjasama untuk mensukseskan pembangunan pariwisata berkelanjutan diperlukan kerjasama dan sinergisitas seluruh jajaran baik SKPD terkait maupun stakeholder lainnya sesuai peran dan fungsi masing-masing, mengingat keberhasilan program ini tidak hanya menjadi tanggungjawab sektor tertentu saja.

Untuk  seluruh jajaran SKPD terkait dan stakeholder lainnya yang terlibat dihimbau untuk dapat memberikan dukungan bagi keberhasilan program yang saat ini tengah dilaksanakan di Desa Wisata Pulesari. Diharapkan keberhasilan Desa Wisata Pulesari sebagai pilot project pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Sleman.

Sedangkan  Mr. Guy Chaster menyampaikan bahwa bidang pariwisata bila dikelola dengan baik akan mampu mengentaskan kemiskinan, tentu bila dikekola dengan baik dengan memperhatikan berbagai aspek yang terkait dengan pariwisata. Aspek tersebut antara lain manfaat secara ekonomis, manfaat warisan budaya tersebut dan manfaat lingkungan.

image_pdfimage_print
Bagikan: