Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus berupaya meningkatkan kualitas keluarga masyarakat Sleman, melalui keterpaduan kebijakan dan pelaksanaan program di berbagai bidang. Dengan program yang terintegrasi dan sinergis diharapkan upaya-upaya di bidang KB, Kesehatan dan pemberdayaan perempuan dapat semakin meningkatkan capaian kesejahteraan masyarakat.
Meskipun angka kematian bayi dan kematian ibu serta derajat kesehatan masyarakat sudah cukup baik namun masih diperlukan usaha keras untuk memberikan pemahaman bahwa kaum ibu, baik yang tergabung dalam PKK maupun ibu rumah tangga lainnya memiliki peran yang cukup dominan dalam peningkatan kualitas keluarga.
Wakil Bupati Sleman, Dra. H. Sri Muslimatun MKes mengungkapkan hal tersebut disela-sela pencanangan Kegiatan PKK-KBKES di Kabupaten Sleman tahun 2016, Senin (31/10) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.
Menurut Sri Muslimatun berdasarkan perhitungan kelahiran, kematian, kedatangan dan kepergian penduduk, laju pertumbuhan penduduk di Sleman relatif rendah dimana dalam 2 tahun terakhir ini berada pada 1,21%.
“Kesadaran masyarakat Sleman dalam melaksanakan program KB semakin tinggi. Pada tahun 2015 rata-rata jumlah jiwa dalam setiap keluarga yaitu 3,05 jiwa. Jumlah jiwa dalam setiap keluarga tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, oleh karena itu kita harus meningkatkan kerja keras, mengingat tantangan dalam mengendalikan jumlah penduduk di Sleman tidaklah ringan,” kata Sri Muslimatun.
Sri Muslimatun juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan masyarakat. Kesadaran masyarakat Sleman dalam melaksanakan program KB semakin tinggi.
Sampai dengan tahun 2015 prevalensi KB dapat dipertahankan di atas 79%. Pada akhir tahun 2015 jumlah peserta KB aktif sebanyak 126.127 peserta dengan jumlah peserta baru hingga Agustus 2016 sebanyak 7.560 peserta dan jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) tercatat 159.366, dengan jumlah peserta KB baru pria hingga Agustus 2016 sebanyak 143 dan peserta KB baru wanita hingga Agustus 2016 sebanyak 7.417.
Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman, Dra Hj Kustini Sri Purnomo menekankan kesatuan gerak PKK KB KES itu dimulai dari adanya ketahanan keluarga dan ketahanan keluarga ini dimulai dari tingkatan keluarga kecil adanya ibu, ayah dan anak.
Untuk itu ibu-ibu PKK diharapkan langsung ke dusun-dusun, dasa wisma dalam menyampaikan pesan untuk mengurangi angka kematian anak dan ibu melahirkan. Sehingga harapannya anak yang lahir di Sleman dapat sehat begitu pula ibu yang melahirkan.
Dalam pencanangan PKK KB KES juga disampaikan hadiah lomba Posyandu tingkat Kabupaten Sleman yakni untuk juara I Desa Purwobinangun Pakem, Juara II desas Banyuraden Gamping dan Juara III desa Madurejo Prambanan.


