Sleman – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Drs Purwanto mengatakan proses pemangkasan pohon yang tumbang sampai saat ini masih berlangsung.
“Berdasar laporan BPBD, ada lima ratusan pohon yang roboh akibat angin kencang. Di lingkungan kantor Pemda sendiri sekitar 22-25 pohon,” kata Purwanto, Jumat (13/1).
Pasca musibah ini dikatakan Purwanto, DLH telah menerjunkan 35 tenaga untuk membantu pemotongan pohon. Setelah semua selesai, pihaknya akan langsung mengganti pohon yang tumbang tersebut terutama yang berada di lokasi strategis. Dalam hal ini, DLH telah berkoordinasi dengan Fakultas Kehutanan UGM untuk menentukan jenis pohon yang cocok ditanam.
“Batang pohon yang sudah selesai dievakuasi sekarang ditumpuk sebelah rumah dinas Bupati. Karena merupakan aset daerah, mungkin nantinya akan dilelang tapi jika ada warga yang membutuhkan sisa dahan, diperbolehkan untuk mengambilnya,” kata Purwanto.
Menurut Purwanto rencana mengganti pohon yang tumbang di lokasi strategis dengan pohon baru memang perlu dikoordinasikan dengan Fakultas Kehutanan UGM untuk pemilihan pohon yang cocok dan memiliki akar yang kuat sebagai pengganti.
Ditambahkan Purwanto, saat ini pembersihan dan evakuasi pohon yang tumbang masih terus berlangsung.


