Sleman – Sebuah batu besar longsor di kawasan perbukitan Ijo, Sambirejo, Prambanan, Rabu (18/1) pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa terkait peristiwa tersebut.
Menurut Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Prambanan Bandung Bondowoso, Prawoto proses evakuasi batu tersebut dilakukan sejak Rabu siang dilanjutkan hari Kamis (19/1). Pasalnya, pemecahan batu baru bisa untuk dilewati kendaraan roda dua.
“Batu agak susah dipecah. Jenis batunya tidak keras tapi agak susah pecah,” jelas Prawoto.
Hingga Rabu sore, progres pemecahan batu glundung longsor tersebut baru mencapai 25 %. Batu tersebut menggelundung dari ketinggian 50 meter. Akibat deras dan beratnya batu yang jatuh, kata Prawoto, batu raksasa itu tertancap sedalam lebih dari satu meter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan menjelaskan batu yang jatuh tersebut termasuk besar. Karena batu tersebut memiliki panjang lima meter dengan lebar lima meter, dan tinggi 2,5 meter.
“Batu tersebut longsor pada pukul 06.45 WIB di Gedang bawah RT 3 RW 09 Sambirejo. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu,” kata Makwan, Rabu (18/1).
Dia menjelaskan, sejak Selasa (17/1) malam di wilayah tersebut memang terjadi hujan. Ada kemungkinan tanah di sekitar batu tergerus air kemudian melongsorkan batu raksasa itu. Longsoran batu tersebut mengakibatkan akses jalan yang menghubungkan jalan Desa Gayamharjo dengan Desa Sambirejo sempat tertutup.
Warga bersama relawan FPRB Prambanan Bandung Bondowoso dan personel TNI masih terus mengevakuasi batu dan melakukan pengkondisian tanah di sekitar batu yang longsor.
Sekadar diketahui, Desa-desa di wilayah Prambanan memang memiliki potensi bencana longsor. BPBD Sleman mencatat, beberapa dusun yang memiliki potensi bencana longsor meliputi, Dusun Dawung dan Cepit (Bokoharjo), Dusun Jali, Jontro, Kalinongko Kidul, Kalinongko Lor, Gayam, Lemahabang dan Dusun Nawung (Gayamharjo).
Selain itu, Dusun Sembir (Madurejo), Dusun Dawangsari, Gunungsari, Nglengkong, Kikis, Gedang, Mlakan dan Dusun Gunung Cilik (Sambirejo), Dusun Umbulsari A, Umbulsari B, Sengir, Dayakan dan Gamparan (Sumberejo), Dusun Klumprit I dan II, Candisari, Losari I dan II, serta Watukangsi (Wukirharjo).


