Gamping – Minggu (13/1/2019) pukul 09.30 WIB, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gamping menyelenggarakan Musyawarah Wakil Cabang tahun 2019 yang dihelat di Gamping Lor, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.
Musyawarah dihadiri oleh Camat Gamping, Arif Marwoto, Kepala Desa Ambarketawang, Sumaryanto, Kepala Desa Balecatur, Hj. Sebrat Haryanti, Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Arif Rohman, perwakilan Kantor Urusan Agama Kecamatan Gamping, ranting NU, Banser, Fatayat, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), serta Muslimat.
Acara yang dipandu oleh Sukadi ini diawali dengan laporan dari ketua Penyelenggara musyawarah, H. Saliman. Dalam laporannya disampaikan bahwa pasca dilantiknya pengurus MWCNU Kecamatan Gamping di bulan Desember 2018 maka perlu dibuatnya program kerja untuk satu tahun kedepan. Berkaitan dengan program kerja yang direkomendasikan pada penyelenggara Konferensi MWCNU Gamping 2018 maka perlu disampaikan pada perhelatan ini.
Sebelum musyawarah dimulai, panitia membagi personil menjadi empat komisi. Antara lain, Komisi A bidang keorganisasian, pendidikan dan dakwah yang dipimpin oleh Achmad Shofi, Komisi B bidang perekonomian dan pemberdayaan umat yang dipimpin oleh Ali mahsun, Komisi C bidang fund raising dan sistem keuangan yang dipimpin oleh Yatin Ngadiyono, serta Tim Sidang pleno yang dipimpin oleh H. Saliman.
Diakhir musyawarah Ketua Tanfidziyah MWCNU Gamping meminta kepada peserta musyawarah untuk selalu mengingat sembilan butir komitmen sebagai pengurus yaitu memegang teguh amanat jami’iyah dan jama’a, menegakkan dan mensyiarkan ajaran islam Ahlussunnah wal jama’ah, mengutamakan kepentingan jami’iyah dan jaama’ah, mejaga dan membesarkan Nahdlatul Ulama, memberikan sesuatu kepada NU bukan mengharapkan sesuatu dari NU.
Selain itu sebagai pengurus juga harus meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, senantiasa membiasakan diri tepat waktu dalam setiap kegiatan, bila dalam 6 bulan berturut-turut tidak aktif, tugas dan wewenang akan dilaksanakan oleh orang lain. Serta menjunjung tinggi komitmen bersama. (Adnan Nurtjahjo)


