Ngaglik – Berbekal pengalaman dalam bidang diseminasi informasi masyarakat selama puluhan tahun, Suharno (76 tahun) turut menghadiri pertemuan KIM se-Kabupaten Sleman pada Kamis (07/02/2019).
Tak tampak raut lelah di wajahnya meski harus menaiki tangga menuju ruang Smart Room, lantai 3 kantor Dinas Kominfo Sleman yang menjadi ruang pertemuan.
“Saya adalah salah satu pengurus KIM Kertomandiri kecamatan Turi, barangkali tertua di antara yang hadir di sini. Berbekal semangat untuk berbagi dan berbuat, saya hadir meski tidak ada yang mengantar,” ungkapnya.
Pertemuan ini sendiri merupakan inisiasi dari Dinas Kominfo Sleman sebagai sarana koordinasi, diskusi dan sharing antar KIM kecamatan dan desa dengan melibatkan juga pemerintah Kecamatan dari seluruh wilayah Kabupaten Sleman.
Purwati, Sekretaris Dinas Kominfo Sleman, selain mengapresiasi semangat Suharno dan rekan- rekan sejawat, beliau juga berharap kepada semua yang hadir untuk terus mengembangkan KIM tanpa memandang rentang usianya.
“Tidak dapat dipungkiri kemajuan teknologi memaksa kita semua untuk mengikuti perkembangan jaman. Dengan tidak mengesampingkan segudang pengalaman dari generasi terdahulu, saya kira generasi muda milenial sudah saatnya tampil aktif, mengisi baris terdepan untuk menyebarkan konten konstruktif dalam era keterbukaan informasi berbasis teknologi internet seperti saat ini,” terang wanita yang akrab di sapa Mami oleh para koleganya tersebut.
“Penyebaran informasi merupakan elemen penting dalam kerangka hubungan masyarakat dan pemerintah, dalam hal ini KIM mempunyai posisi strategis sebagai produsen berita, penyampai pesan, tidak hanya kegiatan yang bersifat struktural pemerintahan tapi juga tentang aspirasi, ide, pemberdayaan dan apa yang terjadi di masyarakat,” imbuhnya.
Kunci utama untuk menumbuhkan penyebaran informasi yang sehat menurut Purwati adalah karya yang didasari hati nurani, bukan hoax, tidak mengada-ada sekaligus dapat dipertanggungjawabkan menurut kaidah-kaidah jurnalistik. (KIM Ngaglik/DHI)


