Ngaglik – Ormas umat Islam yang ada banyak sekali harus saling bersinergi demi kemasalahatan umat Islam. Perbedaan cara pandang antar ormas harus dipertemukan dengan cara komunikasi yang baik.
“Karena ada banyak ulama dan tokoh berbagai paham aliran maka harus sangat hati-hati dalam menyampaikan dakwah. Harus banyak pengetahuan dan informasi yang cukup,” ujar KH Waryono Abdul Gofur saat menyampaikan tausiyahnya dalam acara halalbihalal Forum Komunikasi Umat Islam dan Ormas Islam se-Kecamatan Ngaglik di Dusun Tambakan, Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Sabtu (29/6/2019).
KH Waryono Abdul Gofur menambahkan apabila seluruh umat Islam bersinergi nantinya akan menjadi kekuatan yang luar biasa. “Dalam sinergi ini harus menghasilkan manfaat yang luar biasa untuk membangun umat Islam secara total. Dari Forum Komunikasi Umat Islam inilah harapan Islam menjadi kuat, tidak hanya jumlah tetapi kualitas umat Islam harus terus ditingkatkan kompetensinya,” pungkasnya.
Halalbihalal Forum Komunikasi Umat Islam dan Ormas Islam se-Kecamatan Ngaglik ini diprakarsai Pemerintah Kecamatan Ngaglik, Kantor Urusan Agama Kecamatan Ngaglik dan Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Ngaglik yang didukung oleh BMT Mitra Usaha Umat Sleman. 102 peserta hadir perwakilan dari MUI, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Majelis Tafsir Alquran, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, Dewan Masjid Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional, dan Badan Koordinasi TPA.
Ketua MUI Kecamatan Ngaglik, KH Muslimin Hamid menyampaikan kegembiraannya karena bisa menghadirkan seluruh umat Islam di Kecamatan Ngaglik untuk bersilaturahmi ini. “Tujuan acara ini adalah untuk silaturahmi saling mengenal dan nantinya bersinergi dan saling mengisi sehingga umat Islam saling memberi manfaat kepada sesama,” kata KH Muslimin Hamid.
Di kesempatan yang sama Camat Ngaglik, Subagya mengapresiasi KUA, MUI dan MUU yang telah berusaha menghadirkan semua peserta silaturahmi sehingga yang hadir cukup banyak dan mewakili berbagai organisasi masyarakat Islam di Ngaglik. “Saya selaku Camat Ngaglik sangat menyambut baik acara perdana ini, untuk itu perlu terus diupayakan sering silaturahmi sehingga mengurangi salah paham di antara umat Islam, dengan seringnya ketemu diharapkan menjadi cair sehingga bisa saling asah, asih dan asuh di antara sesama muslim di Ngaglik ini,” harap Subagya.
Sementara Kepala BMT MUU Sleman, Agus Sulistyono yang juga menghadiri acara ini menyatakan pihaknya siap membantu dan memfasilitasi kegiatan untuk kepentingan umat Islam sesuai yang diharapkan dalam pertemuanini. Agus berharap seluruh umat Islam bisa membesarkan BMT MUU Sleman dengan menjadi nasabah yang aktif. (KIM Ngaglik/Suripto).


