Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sleman menggelar sosialisasi bagi kader KPSPAM (Kelompok Pengelola Sarana Pengelolaan Air Minum ), PAMDes (Pengelola Air Minum Desa), PAMSIMAS (Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) Desa di Balai Desa Margoluwih, Rabu (4/3/2020).
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan 2 narasumber yaitu Agus Wasiso, Analis Pengembangan Ekonomi Pedesaan Dinas PMD Sleman dan Sigit Praptono, Tenaga Ahli P3MD Sleman.
Agus Wasiso mengatakan bahwa latar belakang kegiatan ini adalah banyaknya kelompok keswadayaan masyarakat yang tersebar di tingkat RT/RW maupun pedukuhan yang belum terorganisasi dengan baik.
“Dukungan APBDes masih minim dan dan program tersebut kalah menarik bila dibandingkan dengan kegiatan infrastruktur lainnya,” ujar Agus.
Lebih lanjut Agus menyampaikan perlunya peningkatan peran semua pihak yaitu kecamatan, desa, pendamping desa, serta sanitarin puskesmas dalam program kegiatan.
Sedangkan, Sigit Praptono menyampaikan tentang pengembangan dan keberlanjutan kelembagaan KSPAMS. Hal tersebut tidak terlepas dari kewenangan desa dalam pemenuhan kebutuhan dasar.
“Tahun 2019 kemarin, Desa Margoluwih mendapat program PAMSIMAS yang sudah diresmikan oleh Gubernur DIY dan sudah beroperasi sehingga perlu dilakukan langkah-langkah sebagai upaya keberlanjutan program,” tandasnya.
Sigit juga menyinggung, adanya sinergitas kelembagaan PAMSIMAS dengan lembaga yang sudah ada di desa.
“Sebagai contoh kesinambungan fungsi dan pengembangan aset PAMSIMAS. Ke depannya dimungkinkan sekali PAMSIMAS ini akan masuk menjadi salah satu unit usaha BUMDes Desa Margoluwih, mengingat peranan BUMDes sebagai instrumen penguatan otonomi desa dan instrumen kesejahteraan masyarakat. BUMDes sebagai bisnis sosial akan memberikan pelayanan umum kepada masyarakat dengan memperoleh finansial dan PAMSIMAS memberi peluang program tersebut,” beber Sigit. (Sutarto Agus, KIM Seyegan)


