Aksi Peduli Garda Depan Tenaga Kesehatan dan UMKM

Awal tahun 2020 menjadi babak baru bagi dunia perekonomian di Indonesia dan dunia. Target pembangunan yang sudah dicanangkan dan direncanakan dengan proyeksi pertumbuhan yang optimis berubah drastis setelah terjadinya pandemik Covid-19. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang terdampak pandemi Corona. Dengan jumlah lebih dari 30.000 UMKM yang terhimpun dari data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman tentu bukan angka yang kecil.

Petugas kesehatan sebagai ujung tombak dalam menangani pandemik Covid-19 terus berusaha dengan optimal dalam pelayanan kesehatan. APD yang menjadi salah satu standar dalam penanganan bagi penderita Covid-19 sangat dibutuhkan mereka. Akan tetapi, produksi dan distribusi APD ini terhambat akibat berbagai kebijakan akibat pandemik Corona.

Melihat kondisi tersebut, Ir. H. Abdul Kadir, sebagai seorang pengusaha sekaligus anggota DPRD Sleman, merasa tergerak. Bersama dengan keluarga yang juga mempunyai usaha berupa tas kulit, furniture, dan konveksi Ir. H. Abdul Kadir, mengambil langkah melakukan aksi peduli berupa memproduksi APD dan masker.

Dengan tekad untuk membantu dan mendukung program pemerintah dalam penangan wabah Covid-19, pihaknya mengadakan bahan baku sebanyak satu truk dan meminjamkan mesin-mesin usahanya untuk produksi APD dan masker ke karyawan dan UMKM.

Sampai dengan Rabu (22/4/2020), lebih dari 1.200 APD dan masker diproduksi di 10 hari pertama dan langsung terserap oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas di Sleman bahkan dari luar kota.

“Hingga hari ini produksi mencapai 200 APD per hari sedangkan untuk masker mencapai 5000 masker/hari. Sedangkan untuk harga APD relatif terjangkau dari kisaran Rp 45.000 sampai Rp 60.000 dan untuk masker Rp 2.000 per buah,” ujar Abdul Kadir. 

Ir. H. Abdul Kadir yang juga merupakan Ketua Koordinasi DPRD Sleman penanganan Covid-19 menyampaikan pula tentang pentingnya kebersamaan dan sinergitas antar elemen masyarakat tanpa memandang golongan tertentu dalam menghadapi pandemik Covid-19.

Ir. H. Abdul Kadir mengharapkan bisa menggerakan pihak-pihak lain untuk turut serta dalam menghadapi tantangan di masyarakat terkait wabah Covid-19.

”Diharapkan bisa meringankan beban para UMKM sehingga mendapatkan sedikit pengganti pemasukan. Tentu saja dengan suplai produsen APD dari UMKM tersebut kebutuhan bagi petugas medis bisa terpenuhi. Menjadi motivasi bagi dunia UMKM untuk terus bersemangat ditengah pendemi covid-19,” tandasnya. (Arief Hartanto)

image_pdfimage_print
Bagikan: