Gunung Merapi akhir-akhir ini terus menunjukkan aktivitasnya. Hal ini berdampak pada Desa Kepuharjo yang berada di selatan Gunung Merapi.
Pada tahun 2010, Desa Kepuharjo terdampak langsung saat erupsi Merapi terjadi. Para peneliti pun berminat untuk melakukan penelitian di wilayah Desa Kepuharjo. Menyikapi hal tersebut pemerintah Desa Kepuharjo kemudian membuat inisiatif untuk membuat peta desa digital.
Agung Dwi Maryoto selaku PJ Kepala Desa Kepuharjo menjelaskan pembuatan peta ini dimaksudkan untuk mempermudah peneliti dalam melengkapi data penelitian. Selain itu peta ini merupakan projek awal di mana rencananya semua data dan inventaris desa juga akan digitalisasikan.
“Hasil digitalisasi ini berupa barcode yang bisa discan lewat gawai, aplikasinya bisa diunduh melalui Playstore ataupun APPstore,” ujar Agung, Rabu (1/7/2020) di kantornya.
Selain memudahkan peneliti yang ingin mencari, menurut Agung digitalisasi data ini juga dimaksudkan agar semua data bisa disimpan dengan mudah. (Andi Ferdana/KIM Cangkringan)


