Kurang lebih 16 BUMDes yang ada di wilayah Sleman Barat, Selasa (22/9/2020) mendapat Bimtek Pengadministrasian dan Pertanggungjawaban Keuangan dengan narasumber dari KPW (Konsultan Pendamping Wilayah) Provinsi DIY.
Acara yang dihelat di Aula Unit I Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman ini difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) yang berlangsung selama 3 hari dengan peserta BUMDes dari wilayah Sleman yang lain.
Acara dibuka dengan pengarahan dari Dinas PMK Kabupaten Sleman yang diwakili oleh Agus Waseso. Dalam pengarahannya Agus Waseso mengatakan bahwa Bimtek yang dilaksanakan mempunyai tujuan untuk penyeragaman laporan keuangan BUMDes dan diharapkan seluruh BUMDes tertib administrasi serta bisa memberikan laporan satu bulan sekali kepada Pemerintah Desa.
“Selama ini hanya beberapa BUMDes yang melaporkan ke PMK sebagai lampiran,” tandas Agus Waseso.
Agung Margandhi, dari KPW Provinsi DI Yogyakarta memberikan panduan pengelolaan keuangan BUMDes.
“Untuk mengetahui secara detail format laporan keuangan, ada beberapa langkah yaitu laporan rugi atau laba, laporan perubahan modal, laporan neraca, dan laporan arus kas,” jabar Agung.
Agung juga menambahkan, di dalam pembuatan laporan perlu memahami siklus akutansi yang merupakan proses penyusunan lampiran keuangan yang bisa diterima oleh umum dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Siklus akutansi ini dimulai dari aktivitas transaksi, pencatatan jurnal, pencatatan buku besar, penyusunan neraca saldo, dan jurnal penyesuaian,” jelas Agung.
Secara umum, Agung menutup bimtek dengan mengatakan bahwa pelaporan keuangan sebenarnya dapat sajikan secara sederhana akan tetapi harus sesuai dengan standar akutansi Indonesia dan mudah dipahami. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)


