DMI Tempel Gelar Temu Takmir

Sleman – Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggelar Temu 23 Takmir Masjid dan Pentasyarufan Imam, Mu’adzin, dan Marbot Masjid pada Sabtu (28/1/2023) bertempat di Gedung Dakwah Lumbung Zakat Indonesia, Kapanewon Tempel, Sleman. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DMI DIY, Mangun Budiyanto serta Ketua DMI Tempel, Sunarto.

Dalam kesempatan tersebut, Mangun Budiyanto menerangkan mengenai begaimana pentingnya posisi masjid dalam perkembangan Islam. Dikisahkan olehnya, pada saat Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah, langkah pertama yang dilakukan adalah membangun sebuah masjid kecil berlantaikan tanah, yang sampai saat ini masih berdiri yaitu Masjid Nabawi.

“Dari sana beliau membangun masjid yang besar, membangun dunia ini, sehingga kota tempat beliau membangun itu benar-benar menjadi Madinah, (seperti namanya) yang arti harfiahnya adalah tempat peradaban atau paling tidak dari tempat tersebut lahir bentuk peradaban baru umat manusia, semangat inilah yang harus terus kita jaga,” tuturnya.

Sementara mengutip Ketua Umum DMI HM Jusuf Kalla, Indonesia merupakan negara yang paling banyak memiliki masjid. Karena itu, masjid mempunyai posisi strategis di tengah masyarakat.

“Masjid hendaknya tidak hanya menjadi tempat untuk beribadah, tetapi juga untuk aktivitas kemasyarakatan lainnya. Masjid harus mendukung kemajuan sosial masyarakat. Karena itu keberadaan masjid harus bermanfaat untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat. Antara lain untuk pusat pendidikan, pusat kesehatan, bahkan juga pusat ekonomi,” ungkap Jusuf Kalla.

Ia mengatakan, ada beberapa kiat-kiat untuk memakmurkan masjid, seperti selalu melaksanakan salat berjamaah, menggelar kajian-kajian Islam yang intensif, bimbingan membaca Al-Quran, pembinaan anak-anak, kelompok ilmiah remaja, kesenian, koperasi, olahraga, poliklinik, dan lainnya.

Sementara itu, DR Yulkarnain dari LZI menyampaikan kiprah Lumbung Zakat sebagai yayasan  dan pengumpul pengelola dan pentasyarufan zakat.

“Lumbung Zakat Indonesia berkomitmen untuk kegiatan takmir masjid dengan menyampaikan tasyarof kepada perwakilan 23 takmir, imam dan marbot se-Tempel,” ungkap Yulkarnain. (Arief Hartanto)

image_pdfimage_print
Bagikan: