Donoharjo Dikukuhkan Sebagai Desa Rintisan Budaya

Sleman – Kalurahan Donoharjo, Ngaglik dikukuhkan sebagai Desa Rintisan Budaya oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, ditandai dengan pelantikan kepengurusan pada Sabtu (11/2/2023) di Kawasan Embung Jetis Suruh, Donoharjo Ngaglik Sleman.

Dalam kesempatan tersebut Kustini mengatakan bahwa dengan dikukuhkan Kalurahan Donoharjo menjadi rintisan desa budaya, maka kalurahan akan diberikan akses dalam memperoleh bantuan terkait pengembangan budaya dan ekonomi kerakyatan.

“Pemerintah menyadari tidak mudah melindungi dan melestarikan suatu budaya apalagi di tengah gempuran derasnya budaya dan informasi dari negara lain, oleh karena nya kami sangat mengapresiasi kepada para pengurus yang sanggup mengakomodir semuanya dari anak, remaja, dewasa untuk mengaktualisasi diri tanpa memandang status sosial ekonomi atau agama tertentu,” ungkap Kustini.

“Kita berharap   para  pengurus menyatukan langkah , menyamakan visi dan misi  mengemas budaya dengan memanfaatkan kearifan lokal  agar memiliki nilai ekonomi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. 

Kustini berharap dengan dikukuhkan Donoharjo menjadi rintisan desa budaya dapat memotivasi pengurus, pamong serta seluruh masyarakat Donoharjo ke depan menjadi Desa Mandiri Budaya.

“Sleman kini memiliki 5 desa  yang telah mendapatkan status Desa Mandiri Budaya. Keberadaannya telah diakui dunia. Tidak heran pada hari Pers Nasional 2023, Sleman mendapatkan penghargaan di bidang budaya,” ujar Kustini.

Sementara itu dalam kesempatan tersebut Lurah Donoharjo Hadi Rintoko menyatakan bahwa Donoharjo siap menjadi rintisan dan kantong budaya karena sejak dahulu telah dikenal sebagai gudangnya pelaku seni dan budaya. Berbagai macam pementasan selalu ditampilkan ketika hari jadi atau even besar lainnya. Hal ini tidak mengherankan karena sejak dini anak anak telah diajarkan untuk berkesenian.

“Dengan Rintisan desa budaya ini nantinya akan mengangkat potensi dan kearifan lokal termasuk juga UMKM dikemas sedemikian rupa agar bernilai ekonomi tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku seni pada khususnya dan masyarakat Donoharjo pada umumnya. Sehingga visi Sri Taman Sri Gunung akan segera terwujud,” kata Hadi Rintoko.

Acara pelantikan sendiri dikemas dalam Gebyar Seni  Budaya dan UMKM  dan menampilkan berbagai pentas seni  yang kesemuanya berasal dari padukuhan di wilayah Donoharjo diantaranya Tari Gambyong dari Sanggar Kertodikromo, Panembromo, Calung, Pekbung, Gejok lesung, Gedruk dan Jatilan yang dipentaskan hingga sore hari. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)

image_pdfimage_print
Bagikan: