Sleman – Kalurahan Budaya Madurejo Kapanewon Prambanan mendapatkan bantuan gamelan perunggu dari Provinsi DIY melalui Kundha Kabudayan Provinsi DIY. Gamelan Laras Pelok dan Slendro diserahkan langsung oleh Kepala Seksi Lembaga Kundha Kabudayan DIY Endang Widuri, Senin (31/7/2023) bertempat di Aula Pertemuan Kalurahan Madurejo.
Endang Widuri mengatakan bahwa bantuan gamelan dibiayai dari anggaran dana keistimewaan tahun 2023. “Kepada pemerintah dan masyarakat agar dapat merawat dan memanfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut Endang Widuri meminta agar dalam pelestarian kebudayaan, termasuk dunia karawitan dilakukan peremajaan.
“Disamping generasi tua, kalangan anak dan pemuda segera dilatih, disamping itu juga dibuatkan jadwal pasti agar tidak bertabraan. Pamong harus menjadi pelopor, pak Carik Ngendhang,” seloroh Widuri.
Lurah Madurejo, Sumadi dalam sambutanya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi DIY, yang dinanti oleh masyarakat Madurejo sudah diterima, masyarakat lega.
“Selama ini kelompok karawitan yang ada memanfaatkan perangkat gamelan besi tahun 1977 dan sudah tidak komplit,” ujar Sumadi.
“Dengan diterimanya bantuan gamelan perunggu akan menambah semangat masyarakat dalam melestarikan kebudayaan,” imbuhnya.
Penyerahan Gamelan dari Kundha Kabudayan secara simbolis diterima perwakilan pengurus Kalurahan Budaya, Sumaryadi juga disaksikan oleh tim teknis dari Kundha Kabudayan DIY. Setelah diterima, Sumaryadi mewakili masyarakat memberikan nama gamelan dengan nama Kyai Madu Gangsa.
“Madu adalah sarining manis, sedang gangsa adalah ungeling tetabuhan. Diharapkan Laras suara gamelan mengantarkan cipta, rasa dan karsa,” pungkas Maryadi. (Tri Joko S/ KIM Kalasan)


