Sleman – Jamaah Masjid Al Kautsar Mrincingan Padukuhan Jumeneng Margomulyo, menggelar acara tahunan yang berupa jalan sehat keluarga dan aksi donor darah, Minggu (7/7/2024). Kegiatan rutin yang diadakan dalam menyambut tahun baru 1446 Hijriah tersebut sudah menjadi agenda rutin bagi jamaah Masjid Al Kautsar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.
Mulyono, Takmir Masjid Al Kautsar dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilandasi oleh filosofi hijrah Nabi Muhammad SAW yang mengadakan perjalanan jauh dari Makkah-Madinah untuk menuju keadaan yang lebih baik.
“Jalan sehat adalah napak tilas hijrah Nabi”, demikian tutur Mulyono.
Dalam kesempatan itu pula, Mulyono juga menyampaikan rangkaian acara yang lain yaitu santunan anak yatim-piatu yang berjumlah 6 anak dan aksi donor darah. Dibagian akhir , Muiyono mengucapkan terima kasihnya kepada jamaah, warga dan donatur yang telah membantu pelaksanaan kegiatan yang berjalan dengan khidmat tersebut.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang hadir didampingi Dimas-Diajeng Kabupaten Sleman sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan dengan swadaya masyarakat ini. Aksi Jamaah Masjid Al Kautsar yang punya kepedulian dengan aksi donor darah dan santunan kepada yatim piatu ini perlu dicontoh oleh kelompok lain.
Kustini juga berpesan kepada jamaah Masjid dan masyarakat luas yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk meningkatkan kepedulian dengan sesama dan menjalin keakraban warga dengan even olah raga termasuk jalan sehat yang sedang dilaksanakan ini.
Pada kesempatan tersebut, Kustini juga ikut memberikan support berupa doorprize bahan batik untuk peserta jalan sehat. Pada kesempatan itu, Kustini berkenan mengibarkan bendera start untuk kegiatan jalan sehat yang diikuti ratusan warga Mrincingan tersebut.
Kegiatan Gerak jalan yang memakan waktu 1 jam tersebut setelah sampai di finish, peserta disuguhi pentas aksi anak Mrincingan dalam gerak dan lagu. Disela-sela kegiatan tersebut diundi juga nomor peserta yang mendapat doorprize dari panitia.
Aksi donor darah sendiri bekerjasama dengan PMI Sleman dan dimulai pada pukul 09.00 wib. Sebanyak 30 warga masyarakat mendaftar sebagai pendonor, namun yang memenuhi syarat hanya 17 orang. Suharyanto dari PMI Sleman menjelaskan, rata-rata warga yang mendaftar sebagai donor, setelah diperiksa ternyata tidak memenuhi syarat dikarenakan Hb rendah, tekanan darah rendah, mengkonsumsi obat rutin, kurang tidur dan usia lebih dari 60 tahun.
Di Mrincingan sendiri animonya sangat bagus terlebih generasi muda banyak yang semangat ikut dalam kegiatan donor darah.
Mulyono yang menjadi peserta donor darah itu, juga menginformasikan bahwa kegiatan donor darah yang diprakarsai oleh jamaah Masjid Al-Kautsar sendiri dilaksanakan 2 kali dalam satu tahun. Selain dalam rangka tahun baru hijriah, juga di bulan Ramadhan yang dilaksanakan pada malam hari setelah sholat tarawih.
Kegiatan positif sebagai usaha dakwah yang dilakukan jamaah Masjid Al Kautsar ini akan tetap dilestarikan dan harapannya mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan stakeholder yang berwenang, demikian Mulyono mengakhiri penjelasannya. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)


