Sleman – Untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa yang baru memasuki lingkungan jenjang sekolah yang baru, maka Panewu Gamping, Tamzis Sarwana menyambangi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Gamping yang berlokasi di Jalan Siliwangi Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Jumat (19/7/2024).
Pemantauan kegiatan belajar mengajar dilakukan guna mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan komunitas pendidikan setempat sekaligus melihat secara langsung kesiapan dari SMP Negeri 3 Gamping dalam menyambut siswa didik baru, serta mengidentifikasi dan mengatasi kendala yang mungkin muncul.
Melalui dialog dan komunikasi dengan kepala sekolah, guru dan siswa maka Pemerintah Kapanewon Gamping dapat mendengarkan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak yang berkompeten dalam bidang pendidikan. Hal tersebut sangat penting dilakukan demi meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan kebijakan yang diambil telah sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat khususnya terhadap SMP Negeri 3 Gamping.
“Pendidikan merupakan pondasi utama untuk masa depan yang lebih baik, dan saya bangga melihat semangat yang tinggi dari para siswa dan guru di sekolah ini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung seluruh proses Pendidpkan dengan memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang positif dan inspiratif,” tutur Tamzis di ruang kelas VII-A.
Harapannya, interaksi langsung dengan Panewu tersebut dapat memberikan motivasi tambahan bagi para siswa agar merasa lebih nyaman dan siap menghadapi tantangan baru di jenjang pendidikan yang lebih tinggi, terus bersemangat dalam belajar demi meraih berprestasi, serta dapat memfasilitasi program-program edukatif yang bermanfaat sehingga kualitas pendidikan di wilayah Kapanewon Gamping semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang cerdas dan berdaya saing.
Kunjungan serupa juga dilakukan Tamzis di Sekolah Dasar (SD) Negeri Balecatur 1, berbarengan dengan masa pengenalan lingkungan sekolah transisi Taman Kanak-Kanak ke Sekolah Dasar yang menyenangkan.
“Dengan kurikulum merdeka, guru memiliki fleksibilitas untuk mengembangkan metode pengajaran yang inovatif dan menyenangkan, sementara siswa didorong untuk lebih aktif, kritis, dan mandiri dalam mengeksplorasi pengetahuan sehingga adaptif terhadap perubahan jaman dan mampu mencetak generasi yang kompeten serta berdaya saing tinggi,” tegasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)


