PD DMI Sleman Resmi Dikukuhkan

Sleman – Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia ( PD DMI) Kabupaten Sleman dikukuhkan oleh H. Muhammad Ketua Pengurus Wilayah DMI Yogyakarta. Pengukuhan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman pada hari Senin (16/9/2024).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Kapolresta Sleman, Dandim Sleman, Ketua DPRD Sleman dan Ketua Ormas di Sleman. Selain itu juga dihadiri dari 17 Cabang DMI se Kabupaten Sleman.

Ketua PD DMI Kabupaten Sleman H. Masuko dalam sambutannya menyampaikan  bahwa pengurus PD DMI Sleman periode 2024-2029 adalah merupakan hasil musyawarah yang berlangsung pada tanggal 8 September 2024 di Aula BAPEDA Sleman yang diikuti oleh 17 Cabang DMI. Lebih lanjut Masuka menjelaskan tentang tugas PD DMI adalah memberikan pembinaan terhadap pengurus takmir masjid yang tersebar di Kabupaten Sleman.

“Sampai saat ini jumlah masjid dan mushalla ada 4.000 lebih, maka perlu kita berikan pembinaan agar manajemen juga lebih baik,” ungkapnya.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan ucapan selamat kepada Pengurus PD DMI Sleman periode 2024-2029, semoga dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.

Kustini berharap agar pengurus Masjid bisa meningkatkan peran sertanya dalam mempersatukan dan memakmurkan umat.

“Sesuai tema hari ini yaitu peran masjid mempersatukan dan memakmurkan umat, hal tersebut merupakan sebuah upaya yang positif, karena persatuan merupakan modal pembangunan, kalau pembangunan baik maka akan terwujud kemakmuran umat,” tutur Kustini.

Selanjutnya ia berpesan agar pengurus masjid bisa memberdayakan umat di sekitar masjid, sehingga bisa memiliki rasa handarbeni.

“Kalau semua umat Islam merasa handarbeni maka kemakmuran masjid pasti akan terwujud,” tambah Kustini.

Sedangkan H. Muhammad dalam tausiahnya menyampaikan pengukuhan PD DMI Sleman bertepatan dengan lahirnya hamba Mulia Nabi Muhammad semoga sebagai pertanda yang baik bagi PD DMI Sleman. Lebih lanjut Ia menuturkan tiga masalah utama yang dihadapi Dewan Masjid. Tiga hal tersebut adalah masalah ekonomi, masalah teknologi dan masalah mempersatukan umat.

“Marilah kita bersama-sama untuk berusaha untuk mengurai dari masalah tersebut,” ajaknya. (Giek/KIM Moyudan)

image_pdfimage_print
Bagikan: