Sleman – Program Makanan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) yang sudah berlangsung selama 4 bulan di Kalurahan Margomulyo sudah berakhir. Acara penutupan program B2SA tersebut diikuti segenap pengurus yang merupakan kelompok PKK Kalurahan Margomulyo dan juga 42 balita serta 3 Bumil sasaran.
Kegiatan yang digelar di gedung serbaguna Kalurahan Margomulyo pada hari Sabtu (4/11/2024) dihadiri juga oleh perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Kepala BP4 Wilayah III Seyegan, Lurah Margomulyo, Babinsa/Babinkamtibmas, ketua Penggerak PKK Margomulyo dan Petugas PPL Kalurahan Margomulyo.
Lurah Margomulyo, Eko Puji Mulyanto menyampaikan bahwa tahun depan, program B2SA tetap akan dilanjutkan dengan sumber dana yang lain karena Margomulyo menjadi lokus Stunting.
“Harapannya dengan dukungan dari dana desa tersebut, angka Stunting akan menurun,” ungkap eko.
Nurhayati, Kepala BP4 Wilayah III Seyegan dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Tim pelaksanan B2SA yang berjalan dengan baik, bukan saja dalam pelaksanaannya, demikian juga dalam pemanfaatan bahan makanan sendiri. Nurhayati juga mendukung untuk melanjutkan program yang dilaksanakan mulai pada tanggal 20 Juni 2024 dan berakhir di tanggal 20 Oktober tersebut.
Sri Lestari, Ketua Penggerak PKK Kalurahan Margomulyo memberi laporan pertanggung jawaban pengurus B2SA yang berisi tentang kegiatan B2SA selama 4 bulan dengan pemberitaan makanan yang beragam, bergizi dan seimbang bagi sasaran yaitu 43 balita dan 3 ibu hamil.
Sri Lestari juga menyampaikan kendala yang terjadi dalam.pelaksanaan yaitu menu makan yang kurang disukai, orang tua malu anaknya mendapat makanan tambahan dan orang tua yang kerepotan mengantar.
“Adapun solusi yang ditempuh untuk menghadapi masalah tersebut adalah pemberian Makanan tambah diantar ke rumah sasaran. Sedangkan untuk memberikan penyegaran kepada pengurus dan sasaran dilakukan kegiatan senam B2SA setiap hari Sabtu,” ungkap Sri Lestari.
Cahyo Rusdiyanto dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, dalam pengarahan dan sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada pelaksanaan B2SA di Kalurahan Margomulyo yang berjalan baik. Hal ini berkaitan dengan pemakaian bahan pangan lokal yang bersumber dari pemanfaatan pekarangan sendiri. Sekaligus dengan program B2SA dapat mengedukasi masyarakat untuk konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman.
“Sebagai Lokus Stunting, kami berharap program B2SA ini dapat dilanjutkan,” imbau Cahyo menutup sambutannya. (Sutarto Agus/KIM Seyegan).


