Sleman – Kabupaten Sleman menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Taruna Siaga Bencana (TAGANA) ke-21 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang digelar pada Rabu (23/4/2025) di Gedung Serbaguna Taman Denggung.
Mengusung tema “TAGANA Berperan Aktif untuk Membangun Kemitraan Strategis dalam Pengurangan Risiko Bencana yang Berkelanjutan,” kegiatan ini menyoroti pentingnya peran relawan dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menekankan bahwa keberadaan TAGANA bukan hanya soal respons saat bencana terjadi, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya tangguh bencana di masyarakat.
“TAGANA adalah wujud nyata semangat gotong royong yang harus terus diperkuat, terutama dalam edukasi dan pengurangan risiko bencana,” kata Danang.
Indonesia, termasuk DIY, merupakan kawasan rawan bencana. Oleh karena itu, menurut Danang, peningkatan kapasitas relawan dan kemitraan lintas sektor sangat penting agar masyarakat lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana.
Kepala Dinas Sosial Sleman, Mustadi, menyebutkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga sarana evaluasi dan penguatan koordinasi antaranggota TAGANA serta stakeholder kebencanaan lainnya.
Peringatan HUT ini berlangsung selama dua hari. Kegiatan dimulai pada Selasa (22/4/2025) dengan lomba dapur umum sebagai simulasi penanganan darurat, dan dilanjutkan dengan acara utama pada Rabu, yang diisi dengan kirab relawan dari Posko TAGANA Sleman hingga Gedung Serbaguna.


