Bangun Sinergi, Kader Posyandu Condongcatur Mantapkan Langkah Menuju Masyarakat Sehat

Sleman – Semangat kolaborasi lintas sektor dalam membangun kesehatan masyarakat kembali terlihat pagi ini dalam kegiatan Rapat Rekodasi Kader KB Kesehatan yang digelar di ruang Wacana Loka, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Selasa, (29/4/2025). Sebanyak 80 kader dari 40 posyandu hadir dalam rapat rutin yang menjadi agenda penting Pemerintah Kalurahan Condongcatu tersebut.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji dalam sambutannya turut menyampaikan terima kasih atas dedikasi para kader. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Condongcatur dalam mewujudkan masyarakat sehat tidak terlepas dari kerja keras para kader serta sinergi yang kuat antara berbagai pihak.

“Keberhasilan Condongcatur dalam mewujudkan masyarakat sehat tidak terlepas dari kerja keras panjengengan semua,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan PKB Kapanewon Depok, Siti Juwariyah menyampaikan informasi tentang program KB gratis yang akan digelar pada bulan Juni, dan rencana layanan KB MOP dan MOW yang telah dijadwalkan untuk tahun 2026.

“Di bulan Juni nanti akan dilangsungkan program KB gratis, terus di tahun 2026 direncanakan untuk pelayanan KB MOP dan MOW,” jelasnya.

Perwakilan Puskesmas Depok II, Bernadetta selaku narasumber, pada kesempatan tersebut mendiseminasikan edukasi terkait peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit leptospirosis. Sebuah penyakit yang disebabkan oleh kotoran tikus.

“Lima kasus telah ditemukan di wilayah Condongcatur, hal ini menjadi perhatian serius bersama. Para kader diharapkan aktif menyosialisasikan langkah-langkah pencegahan kepada masyarakat,” tandas Bernadetta.

Di samping itu, Bernadetta juga memperkenalkan kembali program ACF (Active Case Finding) sebagai inovasi dalam penanggulangan TBC. Program ini dirancang untuk menekankan pendekatan aktif, di mana petugas kesehatan bersama kader turun langsung ke masyarakat untuk menemukan kasus TBC sedini mungkin. Sehingga petugas kesehatan tidak hanya menunggu pasien datang, tetapi jemput bola.

“Sebagai tindak lanjut, pemeriksaan kesehatan berupa tes dahak dan rontgen dada akan diselenggarakan secara gratis pada 7 Mei 2025. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh warga, terutama kelompok yang rentan terhadap TBC. Kader posyandu diharapkan dapat membantu dalam koordinasi dan mobilisasi warga untuk mengikuti pemeriksaan ini agar terwujud zero TBC,” kata Bernadetta.  (Tri Suhartati / KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: