Bank Sampah Kemuning Hadir sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Warga Sanggrahan

Sleman — Warga RW 08 Dusun Sanggrahan, Sleman, kini memiliki solusi nyata untuk mengatasi permasalahan sampah rumah tangga melalui pendirian Bank Sampah Kemuning, yang resmi mulai beroperasi pada Minggu (29/6/2025). Kehadiran bank sampah ini disambut antusias oleh warga dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua RW 08, Suprihartin menyampaikan apresiasi kepada para penggagas dan pengurus atas inisiatif tersebut. Ia berharap Bank Sampah Kemuning menjadi awal dari perubahan positif dalam pengelolaan lingkungan di wilayahnya.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah membentuk Bank Sampah Kemuning. Semoga ini menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Dukuh Sanggrahan, Suparman menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam memilah sampah sejak dari rumah. Menurutnya, pengelolaan sampah tidak akan berhasil tanpa kesadaran kolektif.

“Bank sampah ini bukan hanya soal menampung sampah anorganik, tapi juga soal edukasi. Jika dikelola secara berkelanjutan, hasilnya bisa meningkatkan kesejahteraan warga,” jelasnya.

Bank Sampah Kemuning ke depan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penampungan dan penukaran sampah bernilai ekonomi, tetapi juga akan dikembangkan sebagai pusat edukasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Program-program yang akan dijalankan mencakup pelatihan daur ulang, pemanfaatan sampah organik, hingga sosialisasi pemilahan sampah sejak dini.

Dengan pengelolaan profesional dan dukungan warga, Bank Sampah Kemuning diharapkan menjadi model pengelolaan sampah berbasis komunitas yang mampu menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan berdaya. (Lidya/KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: