Bupati Sleman dan Mitra JKN Perluas Akses Kesehatan Melalui Program Donasi Iuran

Sleman — Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat jaring pengaman kesehatan bagi warganya melalui kolaborasi strategis antara BPJS Kesehatan Cabang Sleman dengan berbagai mitra Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini dikukuhkan melalui penandatanganan kerja sama yang disaksikan langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, di Ruang Rapat Sembada Kantor Setda Sleman, Rabu (29/4/2026).

Kerja sama ini difokuskan pada optimalisasi program JKN melalui skema gotong royong yang melibatkan partisipasi masyarakat, badan usaha, hingga badan hukum lainnya. Tujuannya adalah memberikan perlindungan finansial bagi warga kurang mampu dengan mendaftarkan mereka pada segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) kolektif serta membantu pelunasan tunggakan iuran bagi peserta mandiri melalui program donasi.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman, Irfan Qadarusman, memaparkan bahwa hingga awal April 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Sleman telah mencapai 1.119.751 jiwa atau sekitar 98,61 persen dari total populasi. Meski angka ini tergolong tinggi, masih terdapat celah sebesar 1,39 persen penduduk yang belum terdaftar, ditambah adanya sejumlah peserta mandiri yang terkendala tunggakan pembayaran.

“Masih terdapat 1,39 persen penduduk yang belum terdaftar JKN dan masih ada peserta mandiri yang menunggak. Kami berharap kerja sama program donasi ini mampu memberikan dukungan dan kesempatan bagi masyarakat yang kurang mampu atau terkendala iuran agar tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang pasti dan berkualitas,” ujar Irfan Qadarusman dalam penjelasannya.

Sejumlah institusi kesehatan dan sektor usaha turut mengambil peran dalam aksi kemanusiaan ini, di antaranya RSA UGM, Rumah Sakit UAD, Rumah Sakit Queen Latifa, dan Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI. Selain itu, beberapa fasilitas kesehatan seperti Klinik Delima, Klinik Sayang Keluarga, dan Klinik RH Medika, serta dukungan dari sektor perbankan dan industri melalui Bank Sleman dan PT Indikarya, ikut memperkuat program donasi iuran tersebut.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan sinergi dari seluruh mitra yang telah membantu beban pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta dan fasilitas kesehatan dalam menanggung iuran warga adalah bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Hadirnya panjenengan semua, mulai dari rumah sakit hingga klinik, betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Langkah ini sangat membantu mereka yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas kesehatan karena kendala biaya. Oleh karena itu, kami pemerintah daerah sangat berterima kasih atas kepedulian ini,” ungkap Harda Kiswaya di hadapan para mitra.

Harda berharap langkah yang dimulai oleh para mitra JKN ini dapat menjadi stimulan bagi perusahaan dan badan usaha lain di wilayah Sleman untuk ikut bersinergi. Dengan kolaborasi yang lebih luas, pemerintah menargetkan seluruh karyawan dan warga di Kabupaten Sleman memiliki perlindungan kesehatan yang menyeluruh tanpa terkecuali.

image_pdfimage_print
Bagikan: