Perkuat Sektor Perikanan Godean, Mahasiswa UNY Inisiasi Pembentukan Gapokkan Segara Agung

Sleman – Sektor perikanan budidaya di kawasan barat Sleman kini memiliki wadah penguatan kelembagaan baru. Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) KSI MIST FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menginisiasi pembentukan Gabungan Kelompok Perikanan (Gapokkan) Segara Agung atau Sentra Gerak Agromina Sidoagung di Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Minggu (5/7/2026).

Langkah taktis ini menjadi bagian integral dari implementasi program bertajuk Segara Madya. Skema tersebut difokuskan pada tahap penguatan kelembagaan guna membangun koordinasi satu pintu serta memicu sinergi komoditas antarkelompok perikanan yang selama ini bergerak secara terpisah di tingkat kalurahan.

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh perwakilan UNY Zaenal Mustofa, Lurah Sidoagung Edy Utomo, jajaran perangkat kalurahan, serta Penyuluh Perikanan Lapangan (PPL) Ita Wulan Haryanti. Agenda ini juga melibatkan langsung para delegasi dari enam kelompok pembudidaya ikan lokal, meliputi kelompok Mina Jaya, Mina Lestari, Dadi Mulyo, Dewi Sri, Mina Agung, dan Mina Sentul Makmur.

Perwakilan UNY, Zaenal Mustofa, menjelaskan bahwa pembentukan gabungan kelompok ini merupakan wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat. Kehadiran mahasiswa di lapangan diharapkan menjadi katalisator yang mempercepat modernisasi manajemen perikanan warga.

“Melalui Program PPKO, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendampingan yang berorientasi pada pengembangan sektor perikanan dan pengolahan hasil perikanan. Kami berharap program ini dapat meningkatkan pengetahuan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat Kalurahan Sidoagung,” ujar Zaenal Mustofa saat memberikan pemaparan program.

Apresiasi tinggi dilayangkan oleh Lurah Sidoagung, Edy Utomo. Dirinya menguraikan bahwa keberadaan kelompok induk ini menjadi momentum krusial untuk merevitalisasi kembali aktivitas budidaya perikanan air tawar di tiap padukuhan yang sempat pasif. Melalui wadah baru ini, para pembudidaya diharapkan tidak hanya fokus pada pembesaran ikan, melainkan mulai merambah ke sektor hilirisasi berupa industri pengolahan makanan berbasis ikan.

“Kami berharap Gapokkan Segara Agung menjadi wadah komunikasi dan koordinasi seluruh kelompok perikanan di Kalurahan Sidoagung, sehingga mampu menghidupkan kembali aktivitas kelompok di setiap padukuhan, memperkuat kerja sama, serta mendorong berkembangnya usaha pengolahan hasil perikanan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Edy Utomo menerangkan.

Dalam jalannya musyawarah mufakat, seluruh peserta menyepakati pembentukan kepengurusan inti serta penyusunan dokumen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Proses legalitas internal ini dipandu langsung oleh PPL Ita Wulan Haryanti guna memastikan arah pergerakan organisasi linier dengan program penyuluhan dinas terkait.

Melalui peresmian Gapokkan Segara Agung, tim mahasiswa UNY memproyeksikan para peternak ikan di Sidoagung memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam rantai pasok pasar. Kelembagaan yang rapi juga diyakini mempermudah akses serapan bantuan stimulan dari pemerintah serta memperluas jangkauan pemasaran produk secara lebih terorganisasi dan berkelanjutan. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)

image_pdfimage_print
Bagikan: