Sleman – Peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Padukuhan Mejing Kidul, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, berlangsung khidmat melalui Tabligh Akbar bersama pendakwah nasional Ning Umi Laila di Lapangan Mejing Kidul RW 09, Selasa (4/8/2026) malam. Ribuan jamaah dari berbagai wilayah memadati lokasi kegiatan sebagai wujud semangat menyemarakkan kemerdekaan dengan memperkuat nilai keagamaan, persaudaraan, dan kecintaan kepada Tanah Air.
Tabligh akbar yang dihadiri Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa yang didampingi Panewu Gamping, Suyanto, Kepala Kepolisian Sektor Gamping, AKP Bowo Susilo dan Lurah Ambarketawang, Sumaryanto tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia yang dikemas dengan nuansa religius.
Selain menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah, kegiatan ini juga menjadi momentum mengajak masyarakat untuk mengisi kemerdekaan melalui penguatan karakter, akhlak mulia, dan kepedulian sosial sebagai fondasi membangun bangsa.
Dalam tausiyahnya, Ning Umi Laila mengajak masyarakat mensyukuri nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa dengan pengorbanan jiwa dan raga. Menurutnya, rasa syukur tersebut tidak hanya diwujudkan melalui seremoni peringatan, melainkan dengan menjaga persatuan, memperkuat keimanan, serta menebarkan manfaat bagi sesama dalam kehidupan sehari-hari.
“Kemerdekaan merupakan amanah yang harus dijaga oleh seluruh elemen bangsa. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan terus memperkokoh persaudaraan, menghindari perpecahan, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman sebagai modal utama mewujudkan Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat,” ucapnya.
Selain itu, Ning Umi Laila juga mengingatkan pentingnya menjadikan momentum bulan kemerdekaan sebagai sarana introspeksi untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Semangat gotong royong yang telah menjadi jati diri bangsa Indonesia, katanya, harus terus dirawat agar mampu menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, maupun perkembangan zaman.
Penyelenggaraan tabligh akbar ini memperlihatkan kuatnya sinergi antara panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, aparat keamanan, serta warga setempat dalam menyukseskan kegiatan. Semangat kebersamaan yang tercermin selama proses persiapan hingga pelaksanaan menjadi cerminan nilai gotong royong yang selaras dengan semangat kemerdekaan Republik Indonesia.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa berharap masyarakat semakin memahami bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya diisi dengan berbagai perlombaan dan hiburan, namun juga dapat menjadi ruang memperkuat nilai spiritual, membangun persatuan, serta menanamkan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Menurutnya, penguatan karakter religius dipandang menjadi modal penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan berdaya saing.
Tabligh Akbar dalam rangka Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Mejing Kidul menjadi refleksi bahwa nilai-nilai kebangsaan dan syiar keagamaan dapat berjalan selaras dalam memperkuat karakter masyarakat. Melalui lantunan doa, shalawat, dan tausiyah, jamaah diajak memaknai kemerdekaan sebagai amanah untuk terus berkarya, mempererat persatuan di tengah keberagaman, serta berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju dan berlandaskan akhlak mulia. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)


