Sleman – Berburu takjil merupakan hal yang lumrah dilakukan masyarakat Indonesia pada bulan Ramadan. Tak heran jika banyak dijumpai penjual takjil di setiap sudut pasar ramadan. Di Yogyakarta sangat populer beberapa pasar ramadan yang tidak pernah sepi pengunjung tiap tahunnya seperti Pasar Ramadan Kauman, Pasar Ramadan Pakualaman, dan Kampung Ramadan Jogokaryan (KRJ).
Sleman pun tak mau kalah. Kabupaten di utara Kota Yogyakarta ini juga memiliki banyak lokasi keramaian untuk menunggu waktu berbuka puasa, istilah populernya adalah ngabuburit. Salah satunya ialah pasar ramadan di kawasan boulevard kampus pusat Universitas Islam Indonesia (UII), Jalan Kaliurang Km 14,5, Kabupaten Sleman. Sama seperti pasar ramadan lainnya, pasar ini selalu ada tiap tahun dan selalu diburu oleh para pengunjung baik itu masyarakat luar maupun para mahasiswa untuk berbelanja takjil sekaligus ngabuburit.
Seperti yang diungkapkan oleh Rahmatina, seorang pengunjung yang mengaku sudah lima kali berburu takjil di pasar ramadhan UII. “Sudah lima kali ini kesini. Sama saja, ramai terus. Apalagi menjelang magrib itu semakin ramai,” ujar Rahmatina, Sabtu (11/5/2019). Menurut Rahmatina, keramaian ini kadang sampai membuat macet. Terutama menjelang azan Magrib, terjadi kemacetan di kawasan muara jalan masuk ke kampus UII ini. Tak heran karena selama pasar ini berlangsung, penjual, pengunjung, parkir sepeda motor dan mobil tumpah ruah memenuhi kawasan ini.
Boulevard kampus UII termasuk spot yang banyak digandrungi untuk menunggu waktu berbuka puasa. Banyak pengunjung yang menghabiskan waktu di tempat tersebut, dari sekadar menikmati senja atau langit sore, duduk mengobrol, sampai bersepeda. Area ini juga sering dijadikan sebagai spot fotografi karena penerangan yang berada di sepanjang sisi kiri dan kanan jalan boulevard menambah cantik suasana sore hari menjelang waktu berbuka puasa.
Tidak jauh beda dengan pasar ramadan lainnya, di pasar ini menjajakan beraneka ragam takjil di pinggir jalan atau warung permanen. Mulai dari es segar, sup buah, kolak, gorengan, camilan ringan, kue, bubur, lauk-pauk, sayur hingga penjual makanan berat pun tersedia. Semua makanan tersebut dibandrol dengan harga murah, mulai dari seribu rupiah sampai dengan limabelas ribu rupiah. Pasar yang dibuka pukul 16.00 WIB ini, akan ramai pengunjung menjelang waktu berbuka puasa hingga tutup pada pukul 18.15 WIB.(Rep Bilqis)


