Ngaglik – Menghadapi laga di Kejuaraan Daerah (Kejurda) 2019, Karate Tunas Bangsa (KTB) Dojo Donoharjo gencar melaksanakan persiapan di antaranya dengan meningkatkan frekuensi latihan dari yang semula 2 kali menjadi 3 kali seminggu.
Dikatakan Senpai Eko, Pelatih Karate Dojo Donoharjo saat ditemui seusai latihan di Aula Balai Desa Donoharjo, Ngaglik, Sleman pada Minggu (13/10/2019), hal dilakukan agar para atlet menampilkan semangat dan performa terbaiknya saat pertandingan nanti.
Kejurda INKANAS (Institut Karatedo Nasional) 2019, lanjut Eko, akan dilaksanakan pada Sabtu (9/11/2019) bertempat di Gelora Olahraga (GOR) Klebengan, Depok, Sleman. Acara yang digelar oleh FORKI (Federasi Olah raga Karate Indonesia), perguruan INKANAS DIY beserta Polisi Daerah (Polda) DIY ini memperebutkan piala Kapolda dan beberapa penghargaan bergengsi lainnya.
Kejurda karate tersebut adalah kegiatan rutin tahunan yang diikuti oleh atlet karate di bawah naungan perguruan INKANAS yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di wilayah DIY sehingga diperlukan persiapan fisik, teknik, dan mental yang lebih memadai.
“Dojo Donoharjo saat ini memiliki lebih dari 100 kohai dengan rentang umur 5-20 tahun, pada Kejurda nanti akan menurunkan 23 atlet terbaiknya dengan ambil bagian di kumite (tanding) dan kata (seni). Kita berharap mendapatkan penghargaan di setiap nomor yang dipertandingkan,” kata senpai Eko.
Senpai Eko berharap olah raga bela diri asal Jepang ini akan semakin digemari khalayak luas terutama para kawula muda dengan harapan semakin terwujud generasi yang kuat, berani, tangguh, disiplin, dan jujur.
“Dengan keikutsertaan di event bergengsi ini diharapkan dapat melihat potensi para atlet dengan harapan melahirkan atlet karate berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah,” imbuhnya. (KIM Ngaglik/Upik Wahyuni)


