Ngaglik – Berawal dari tahun 2011, Andro yang saat itu berstatus sebagai mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) bertemu dengan peternak sapi saat melakukan penyuluhan di Kecamatan Pakem. Disitu ia menemukan bahwa para peternak ini menjual susu mereka kepada industri dengan harga murah, sekitar Rp3.000-4.000 per liter padahal seharusnya susu itu bisa dijual dengan harga Rp6.000.
Mengetahui hal itu, Andro berinisitif untuk membeli susu dari peternak dengan harga yang pantas namun dengan syarat para peternak ini dapat menjanjikan kualitas dari susu tersebut. Kemudian Andro terus menjalin kerjasama secara intensif dengan para petani melalui pelatihan-pelatihan tentang bagaimana memeras susu yang baik, kapan dan jam berapa idealnya dilakukan dan sebagainya.
Akhirnya Andro memutuskan untuk membuat produk berupa es krim cup, gelato, dan susu dengan merek Sweetsundae yang berbahan dasar susu segar dari peternak. Saat ini Sweetsundae sudah membuka gerainya di Jalan Nglempong Sari, Nomor 18A, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik.

Nisa, marketing Sweetsundae mengatakan bahwa yang menjadi pembeda produk ini dengan produk lainnya adalah es krim yang dijual 100 persen berbahan susu segar, bukan susu bubuk. “Kemudian untuk gelato ini tanpa perasa, pengawet, dan pewarna. Sampai saat ini untuk es krim, produk ini lebih terkenal dan sering melayani catering, kemudian untuk gelato, kami memilih melakukan kerjasama dengan distributor dan reseller. Sweetsundae juga sudah memiliki banyak mitra di dalam maupun luar pulau Jawa,” terang Nisa saat mengikuti pameran UMKM di Cafe G45 Space, Jalan Damai, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Rabu (16/09/2019).
Nisa juga mengatakan alasannya ikut dalam kegiatan pameran ini yaitu karena masih jarang sekali kegiatan seperti ini dilakukan di sebuah cafe, selain itu di sisi lain juga ia melihat bahwa ada potensi untuk membangun relasi dan kerjasama dengan cafe G45 Space.
Salah satu kegiatan yang menarik menurut Nisa adalah workshop mengenai Instagram Marketing. “Saya tertarik ikut lagi karena dari G45 sendiri pernah mengadakan sebelumnya, dan menurut saya itu bagus dan edukatif sekali sih buat kami (pelaku UMKM),” pungkas Nisa.
Cafe G45 Space mengadakan kegiatan Expo UMKM pada tanggal 15-16 Oktober 2019 lalu. Kegiatan ini digelar dengan beberapa rangkaian acara, diantaranya yaitu pameran UMKM, workshop, seminar, dan hiburan musik. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan UMKM yang ada di Sleman, membangun kerjasama sekaligus memberdayakan UMKM melalui workshop dan seminar yang diisi oleh pakar pangan dan pakar marketing.(Rep Purnama)


