Black Garlic, Bawang Sejuta Manfaat

Sleman – Siapa yang tidak kenal dengan bawang hitam atau black garlic, merupakan salah satu produk UMKM dari Kabupaten Sleman.

Niken Parwanti Kinanti adalah seseorang ibu rumah tangga yang memproduksi bawang hitam (black garlic) ini. Bawang hitam dibuat dari bawang puting tunggal atau dikenal dengan istilah bawang lanang yang difermentasi selama 20-40 hari sehingga berubah warnanya menjadi hitam. Nah, di balik warnanya yang gelap, ternyata bawang hitam menyimpan banyak khasiat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh kita.

Mengatasi kanker, penuaan dini hingga memperhalus kulit, semua bisa didapatkan dari bawang hitam ini. Selain itu, black garlic juga kaya akan nutrisi, sumber antioksidan, yang dapat menurunkan kolestrol, mengatasi tumor, membersihkan darah, mencegah stroke, memperbaiki sistem pencernaan, meningkatkan insulin, memperbaiki fungsi sel hati, mengurangi sakit sendi atau asam urat, mengatasi kebersihan paru-paru, serta membersihkan komedo dan jerawat.

Menurut Niken proses pembuatan bawang hitam ini terbilang mudah. Pertama bawang perlu ditreatment terlebih dahulu atau dikurangi kadar airnya ketika dalam keadaan mentah melalui pemanggangan atau sinar matahari langsung selama 1 atau 2 hari. Lalu, setelah kadar air dari bawang mentah berkurang, bisa diolah ke dalam oven vacun (oven khusus untuk membuat bawang hitam-red) yang diproses selama 20-40 hari dan terakhir dioksidasi (angin-anginkan-red) baru bawang hitam siap untuk dikonsumsi.

Produk buatan Niken ini sepenuhnya dipasarkan secara online dengan menggunakan media sosial, seperti Facebook, Instagram, Shopee, Bukalapak, dan Tokopedia. Nah, dari situlah Niken mengaku telah memiliki pelanggan tetap yang berasal dari Aceh, Sumatera, Jawa, dan Sulawesi.

“Permintaan pasar tentang produk ini lumayan besar, hal ini yang membuat saya semakin semangat untuk produksi dan memasarkan lebih luas lagi. Karena memang selain terbukti banyak khasiatnya, bawang hitam ini bersifat fleksibel, istilahnya aman untuk siapapun dan aman untuk dikonsumsi dimana pun dan tidak ada efek sampingnya sama sekali,” ujar Niken, Jumat (25/10/2019) saat ditemui dalam acara Festival UMKM Sembada 2019.

Di akhir, Niken pun berharap UMKM yang kebanyakan adalah pedagang-pedagang kecil ini bisa mendapat perhatian. “Butuh untuk disalurkan dalam artian wadah untuk usaha mereka berkembang juga untuk dikenal banyak orang,” tutupnya. (Rep Bilal)

image_pdfimage_print
Bagikan: