Bangun Sumur Bor di Tanah Kering Wangon Serut Gedangsari

Penyerahan bantuan sumur bor untuk warga Wangon Serut Gedangsari bekerja sama Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Daerah Muhammadiyah (LPB PDM) Sleman, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah, Baitul Mal Bank Muamalat Yogyakarta, danLembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) PCM Gedangsari pada Minggu (17/11/2019) dibingkai dalam acara Pengajian Tasyakuran 107 Tahun Muhammadiyah.  

Ketua Panitia yang sekaligus Ketua LAZISMU Gedangsari, Muhtar Sholikin menyampaikan bahwa kemarau yang panjang kali ini direspon oleh LPB Sleman dengan mengirimkan ratusan tangki air sebagai ikhtiar jangka pendek mengatasi kekeringan.

Kemudian LPB Sleman bersama MDMC PP Muhammadiyah mrancang upaya jangka Panjang dengan pembuatan sumur bor yang proses persiapan pengeboran dilakukan sejak 24 Oktober 2019.

Pembuatan sumur bor ini akhirnya membuahkan hasil air bersih dengan kedalaman 102 meter. Pembuatan sumur bor mengeluarkan dana sebesar 30juta rupiah di antaranya dari Baitul Mal Bank Muamalat Yogyakarta, swadaya masyarakat Serut 2,5 juta rupiah, material serta tenaga dan tanah dari keluarga Hasto Wiyono yang digunakan sebagai lahan sumur bor.

Satmono Dadi dari PDM Gunung Kidul menyampaikan agar warga Serut tidak ketinggalan untuk bersedekah dan menyempurnakan distribusi air sampai ke rumah masing-masing.

“Karena ini juga menjadi kesempatan emas bersedekah yang pahalanya terus mengalir dan upaya agar sumur bor ini bisa dikelola dengan bijak dengan membentuk kelompok pengelola secara tertata agar manfaatnya semakin optimal,” tambahnya.

Kekeringan ini menurutnya bisa mengingatkan barangkali ada hal yang harus dibenahi bersama-sama dalam menjaga tauhid dan ketaqwaan. (Arif Hartanto)

image_pdfimage_print
Bagikan: