Kesiapan Wisata Tebing Breksi Sleman Terima Wisatawan

Dengan akan dibukanya kembali sejumlah destinasi wisata, Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan penerapan protokol kesehatan di sejumlah kawasan wisata untuk mencegah penyebaran Covid-19. Caranya adalah dengan mengadakan simulasi penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di hotel dan beberapa destinasi wisata seperti Tebing Breksi dan Candi Ijo di Prambanan, Wisata Kaliurang, dan Desa Wisata Pentingsari Cangkringan.

Menurut Bupati Sleman Sri Purnomo pembukaan kembali destinasi wisata harus senantiasa dengan menerapkankan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini agar aktivitas wisata bisa aman sehingga tidak terjadi klaster baru Covid-19.

Sementara itu, Nurhidayat selaku Ketua Komisi B beserta rombongan yang melakukan monitoring kesiapan protokol kesehatan Covid19 di Candi Ijo dan Tebing Breksi pada Rabu (2/7/2020), mendorong agar tempat wisata disiapkan sejak awal. 

Nurhidayat berharap agar dengan kesiapan yang optimal secara SOP kesehatan ini pengelola wisata di Sleman benar-benar sudah siap menerima wisatawan. 

“Harapan saya nanti pada saatnya benar-benar dibuka telah siap dan tidak tergopoh-gopoh dalam menerima wisatawan karena masyarakat sudah sangat merindukan untuk bisa melakukan kegiatan wisata dan kami sangat mengapresiasi atas penyusunan SOP maupun giat simulasi yang dilakukan,” tandasnya.

Dikatakannya, ada beberapa tahapan SOP yang telah dirancang untuk wisatawan yang berkunjung dan telah disimulasikan oleh jajaran pengelola, seperti pengecekan suhu tubuh, penyediaan 70 tempat cuci tangan di seluruh penjuru Tebing Breksi, pembangunan pondok isolasi, pengurangan fasilitas tempat duduk agar tak terjadi kerumunan, serta adanya megaphone sebagai alat pengawasan langsung untuk petugas. 

M. Kholik selaku Pengelola Tebing Breksi menambahkan berbagai prosedur dan fasilitas tersebut adalah bukti keseriusan dan kesiapan pihaknya untuk menerima kunjungan wisata di Tebing Breksi. (Arief Hartanto)

image_pdfimage_print
Bagikan: