Margomulyo – Biro Pemberdayaan Masyarakat Setda DIY menggelar Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap III di Kalurahan Margomulyo, tepatnya di Dusun Sawahan dan Gerjen, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Senin (11/10/2021). Proses monev juga diliput langsung oleh Jogja TV.
Komandan Kodim 0732 Sleman, Letkol Inf. Arief Wicaksana mengatakan pelaksanaan TMMD di Kapanewon Seyegan ini merupakan pelaksanaan tahap terakhir yang dilakukan tahun 2021 ini. “Secara fisik, pembangunan yang telah dicapai hampir 100 persen, dengan sisa waktu yang tinggal 1 minggu,” ungkap Arief.
Arief menyakini bahwa seluruh kegiatan dapat diselesaikan sesuai dengan rencana awal, karena proses pra-TMMD dilakukan cukup lama. “Selain itu, partisipasi masyarakat juga tinggi, dengan melaksanakan kerja lembur (membantu TMMD) di malam hari bagi warga yang pagi hingga sorenya bekerja (mencari nafkah),” imbuh Arief.
Saat ini, lanjut Arief, kegiatan non-fisik yang belum terealisasi adalah pelaksanaan vaksinasi tahap COVID-19 tahap kedua, yang menurut rencana akan dilaksanakan pada Selasa (12/10/2021).
TMMD sendiri menurut Arief merupakan bentuk kemanunggalan TNI bersama masyarakat yang pada dasarnya telah memiliki modal sosial yaitu gotong-royong. “Harapan ke depan, kebersamaan TNI dengan masyarakat ini terus berlanjut karena pada hakikatnya TMMD tidak pernah berakhir,” ujarnya.
Sementara itu, Sukamto, Kepala Biro Bermas Setda DIY mengharapkan program TMMD dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam membantu pembangunan, terutama di desa.
Pada kesempatan tersebut, Sukamto juga menyerahkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerinta DIY dengan LPMK Margomulyo.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan pelaksanaan program TMMD di Kalurahan Margomulyo, Seyegan. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)


