Jumlah Hewan Kurban Di Sleman Meningkat

Sleman – Jumlah hewan kurban di Kabupaten Sleman pada tahun 2014 ini mengalami kenaikan dibanding dari jumlah hewan kurban tahun lalu. Demikian antara lain disampaikan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman, Ir Suwandi Azis saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (8/10). 

Menurut Suwandi Azis, sampai dengan berakhirnya Hari Tasrik sebagai masa penyembelihan kurban, jumlah hewan kurban untuk sapi sebanyak 4,967 ekor.  Jumlah ini mengalami kenaikan 14% dari tahun lalu. Sedangkan untuk kambing tahun 1434 H lalu sejumlah 1.022 ekor dan tahun 1435 H naik menjadi 1.805 ekor dan untuk domba mengalami penurunan dari 5.079 ekor menjadi 4.568 ekor.

Terkait dengan kondisi kelayakan hewan kurban, Suwandi Aziz mengatakan bahwa hewan terinfeksi cacing hati masih ditemukan dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tahun 1435 H/2014 M ini. Kasus cacing hati ditemukan pada hewan sapi, kambing, maupun domba. Untuk sapi ditemukan sebanyak 494 pada sapi (9,9 %), pada kambing ditemukan 8 kasus (0,44 %) dan 3 ekor pada domba (0,06 %). atas ditemukannya kasus ini, Dinas telah meminta pada panitia kurban untuk tidak mendistribusikan organ hati yang terinfeksi cacing hati dan memusnahkannya.

Sedang jumlah hewan kurban yang disembelih untuk masing-masing kecamatan jumlahnya  bervariasi, misalnya untuk sapi paling banyak di Kecamatan Gamping yaitu 571 ekor dan paling sedikit ada di Kecamatan Seyegan  sebanyak 180 ekor, untuk kambing yang paling banyak di Kecamatan Depok sebanyak 251 ekor dan paling sedikit ada di Kecamatan Tempel 5 ekor.

Sementara untuk domba paling banyak di Kecamatan Ngaglik sebanyak 811 ekor dan paling sedikit ada di Kecamatan Moyudan sebanyak 74 ekor. “Data tersebut berasal kecamatan yang melaporkan ke Dinas. Tetapi masih banyak di sejumlah tempat yang tidak melaporkan ke kecamatan setempat, dan diyakini kalau semua hewan kurban dilaporkan maka jumlahnya akan jauh lebih banyak,” tambah
Suwandi Aziz.

Hanya saja lanjut Suwandi Azis yang masih harus menjadi perhatian adalah kebersihan tempat pemotongan hewan kurban, dan juga masih terdapatnya penggunaan plastik hitam untuk distribusi daging.

image_pdfimage_print
Bagikan: