Dinkes Terus Himbau Masyarakat Waspadai Penyebaran DBD

Sleman – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman terus mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada musim hujan ini. “Dalam menghadapi musim hujan ini sangat rawan terhadap penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), untuk itu diimbau agar masyarakat meningkatkan kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr Mafilindati Nuraini MKes, Senin (24/11).

Menurut Linda, setidaknya diperlukan inspeksi dua minggu sekali untuk memantau keberadaan jentik-jentik yang dapat tumbuh menjadi nyamuk penyebab DBD. “Kasus panas pada seseorang terutama anak-anak secara mendadak juga patut diwaspadai,” katanya. 

Ia mengatakan jika ditemukan adanya kasus panas tinggi secara mendadak akan lebih baik jika diperiksakan ke puskesmas terdekat atau dokter. “Lebih baik jika ada warga mengalami panas secara mendadak untuk lebih cepat diantisipasi dengan diperiksakan ke puskesmas atau dokter,” tutur Linda.

Mafilindati mengatakan pada tahun 2013 di Kabupaten Sleman terdapat 736 kasus DBD dengan koran meninggal empat orang. “Sedangkan pada tahun 2014 menurun menjadi 432 kasus dengan terduga meninggal empat jiwa karena masih dalam proses uji klinis apakah yang bersangkutan benar-benar meninggal karena DBD atau sebab lainnya,” tambahnya.

Linda juga mengatakan seluruh wilayah di Kabupaten Sleman merupakan daerah endemis DBD sehingga masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Wilayah yang paling rawan DBD meliputi, Kecamatan Depok, Kalasan, Gamping dan Kecamatan Mlati.

image_pdfimage_print
Bagikan: