62 Sekolah di Sleman Tak Lanjutkan K13

Sleman – Sebanyak 62 sekolah yang ada di Kabupaten Sleman tidak melanjutkan pembelajaran dengan menggunakan kurikulum 2013 (K13). Sebagian besar sekolah yang tidak melanjutkan K13 lantaran tidak siap dalam penerapannya. 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman, Arif Haryono SH mengatakan kendala yang dihadapi oleh sekolah cukup bervariasi. Namun secara garis besar, masalah yang dihadapi oleh sekolah terjadi pada pendekatan pembelajaran dan penilaian siswa.

“Sebelumnya sudah kami sampaikan, bagi sekolah yang baru menerapkan K13 selama satu semester, diperbolehkan untuk melanjutkan ataupun kembali ke kurikulum lama (2006). Hingga saat ini berbagai keberatan dari sekolah yang tidak melanjutkan sudah kami tampung dan akan dievaluasi,” kata Arif, Rabu (7/1).

Menurut Arif, data Disdikpora Sleman, dari 716 sekolah, sebanyak 654 sekolah yang tetap melanjutkan K13. Jumlah tersebut terdiri dari 463 SD, 99 SMP, 36 SMA, dan 56 SMK. K13 sendiri diterapkan bagi siswa kelas I,II,IV dan V di tingkat SD, kelas VII dan VIII di tingkat SMP, serta kelas X dan XI di tingkat SMA dan SMK.

Selanjutnya, kata dia, Disdikpora akan melakukan pendampingan terhadap sekolah terkait kelanjutan penerapan kurikulum ini. Khusus bagi sekolah yang tidak melanjutkan K13, pihaknya akan mengintensifkan pendampingan terutama pada pemecahan permasalahan yang menjadi kendala penerapan kurikulum ini.

“Untuk itu, kami kami pilah permasalahan yang dihadapi sekolah dan guru, apakah kesulitan dalam pendekatan pembelajarannya, atau pada penilaian siswa, bahkan bisa jadi keduanya,” tutur Arif.

image_pdfimage_print
Bagikan: