Sleman – Aliran Sungai Pete di Dusun Carikan Desa Tamanmartani Kecamatan Kalasan Sleman meluap setelah wilayah tersebut dilanda hujan deras selama lebih dari tiga jam, Senin (12/1) malam lalu.
Akibatnya, luapan air beserta sampah dan material lain sempat menerjang permukiman warga serta lahan pertanian di sekitarnya. Camat Kalasan, Drs Samsul Bachri mengatakan setidaknya terdapat tiga dusun di Tamanmartani yang terdampak banjir, yaitu Klurak Kembar, Candimulyo, dan Karangmojo Kalasan.
“Ada puluhan rumah yang sempat tergenang banjir. Sekitar tiga hektare lahan pertanian, baik tanaman padi maupun cabai juga ikut terendam,” kata Samsul, kemarin.
Samsul menjelaskan Dusun Klurak menjadi wilayah terdampak paling parah. Sebab di Klurak ada satu keluarga yang mengungsi ke rumah tetangga. Pada saat banjir ketinggian air mencapai sekitar 20 sampai 30 sentimeter. Banyak sampah yang menyumbat gorongan di Dusun Carikan sehingga airnya meluap ke mana-mana.
Sementara itu, sekitar 50 orang relawan dan warga setempat langsung kerja bakti berusaha mengurai sampah yang menyumbat gorongan di Carikan. Demi kelancaran proses, aliran listrik di sekitarnya dipadamkan sementara dan sebuah pohon di tengah sungai pun ditebang tim relawan.


