Dinkes Kerahkan Kader Jumatik Untuk Tekan DBD

Sleman – Guna menekan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Sleman, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman mengerahkan kelompok Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Diharapkan dengan upaya tersebut, perkembangan jentik nyamuk dapat dikendalikan. Kepala Dinkes Kabupaten Sleman, dr Mafilindati Nuraini Mkes mengatakan kelompok Jumantik ini tersebut tersebar di 25 kecamatan di seluruh Sleman.  Total terdapat 10.406 kader Jumantik dan 896 kader Jumanti remaja.

“Dari jumlah itu, ada 9.361 kader yang masih aktif, untuk kader remaja saat ini aktif semua dan ada kegiatannya,” ungkap Linda, Jumat (6/2).

Menurut Linda dalam upaya untuk menekan penyebaran DBD, tugas pokoknya adalah untuk mengedukasi masyarakat untuk memberantas jentik nyamuk di pemukiman warga. Sementara untuk pemberantasan jentik nyamuk dilakukan bersama masyarakat.

“Saat ini melalui puskesmas di masing-masing wilayah, kegiatan penyuluhan dari kelompok Jumantik terus diintensifkan. Terlebih, pada saat musim hujan ada kecenderungan peningkatan terjangkitnya DBD,” paparnya.

Catatan Dinkes Sleman, pada periode Januari 2013 terjadi 133 kasus DBD. Angka tersebut di periode yang sama pada 2014 menjadi 74 kasus. Sementara pada 2015, terdapat 54 kasus yang sedang ditangani, satu di antaranya meninggal dunia di Kecamatan Berbah. Pasalnya, awal tahun merupakan periode rentan terjangkitnya penyakit yang dibawa nyamuk itu.

image_pdfimage_print
Bagikan: