Sleman – Dinas Sosial Kabupaten Sleman mengundang sejumlah Lembaga yang tergabung dalam Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se-Kabupaten Sleman untuk menggelar pertemuan di Ruang Rapat Nakula Dinsos Sleman, Kamis (11/7/2024). Kegiatan dihadiri oleh perwakilan 55 LKS yang ada di Kabupaten Sleman.
“Salah satu fokus utama kita adalah pengurusan kembali tanda daftar LKS. Selain itu, kita mendorong setiap lembaga untuk mengajukan akreditasi guna memastikan standar pelayanan yang tinggi,” kata Muhtarom, salah satu peserta yang merupakan perwakilan Panti Asuah Baitul Qowwam, Mororejo, Tempel.
Ia juga menyebutkan adanya peluang bantuan bagi lembaga yang telah terakreditasi pada tahun 2025, yang tentunya akan sangat membantu dalam operasional dan peningkatan kualitas layanan.
“Diharapkan setiap pengurus dapat mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktu sesuai dengan job description dalam struktur organisasi. Selain itu, kita juga harus melengkapi semua form yang diperlukan untuk keperluan administrasi,” tambahnya.
Menurutnya, forum ini menjadi ajang diskusi yang produktif, di mana para peserta berbagi pengalaman dan strategi untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak yang berada di bawah naungan masing-masing LKS. Diskusi mengenai pengurusan tanda daftar, proses akreditasi, dan peluang bantuan di masa mendatang memberikan wawasan baru bagi semua peserta.
“Baitul Qowwam dan seluruh LKS di Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus bekerja keras dan berinovasi demi kesejahteraan anak-anak, memastikan mereka mendapatkan perlindungan dan hak-hak yang layak sebagai generasi penerus bangsa,” tutupnya. (Arief Hartanto)


