Kelompok Tani Kalitirto Ikuti Sosialisasi Waspada Leptospirosis

Sleman – Waspada leptospirosis, kelompok tani Kalurahan Kalitirto mengikuti sosialisasi terkait edukasi bahaya penyakit leptospirosis. Kegiatan tersebut berlangsung di Padukuhan Baran, Selasa, (27/5/2025).

Acara itu dihadiri oleh Dukuh Baran, pengurus dan anggota Kelompok Tani Manunggal Baran, Kelompok Wanita Tani Padukuhan Baran, dan narasumber dari Mahasiswa Profesi Ners UNJAYA Angkatan XXIII 2025, Afrianka Rahmawati dan Nur Aisya Kahri.

“Leptospirosis adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan bakteri Leptospira. Penyakit ini merupakan zoonosia, artinya menular dari hewan ke manusia. Leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira yang banyak ditemukan pada urin hewan terinfeksi, terutama tikus,” demikian paparan Afrianka Rahmawati selaku narasumber pertama.

Gejala awal, menurutnya, mirip flu, seperti sakit kepala, demam, nyeri otot, mual, nafsu makan menurun. Kemudian meningkat sesak nafas, mimisan dan yang lebih serius bisa gagal ginjal dan berisiko kematian.

Pada kesempatan yang sama, Nur Aisya Kahri selaku narasumber kedua menyarankan agar para petani selalu berhati-hati dan menjaga kebersihan. “Disarankan kepada para petani khususnya, untuk berhati-hati dan selalu menjaga kebersihan. Cuci tangan dengan sabun setelah kontak dengan tanah, air, atau hewan. Hindari makan dan minum ditempat yang berisiko terkontaminasi,” tandasnya. (M.A. Sanusi / KIM Tirto Gumregah Berbah)

image_pdfimage_print
Bagikan: