Sleman – Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji untuk DIY dan khususnya Kabupaten Sleman tidak perlu dikhawatirkan karena PT Pertamina sudah mengantisipasi sejak awal, meskipun kebutuhan BBM dan elpiji di bulan Ramadan dan lebaran tersebut permintaan jauh lebih besar. Namun masyarakat tidak perlu kawatir karena stok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Drs Siswanto MM dari Hiswana Migas DIY ( Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas) ketika menyampaikan paparannya di lantai III Pemkab Sleman, Selasa (14/7). Lebih lanjut disampaikan Siswanto bahwa agen elpiji di Sleman ada 17 dan tersebar di semua Kecamatan di Sleman.
Sementara untuk DIY ada 45 tersebar di 4 Kabupaten dan 1 Kota. Dengan banyaknya agen tersebut diharapkan kebutuhan masyarakat akan terpenuhi. Dan SPDE nya ada 3 dan itu cukup membantu kebutuhan masyarakat yang semnakin meningkat. Tentang adanya perbedaan harga elpiji terutama yang 3 kg di pasaran itu memang dikatakan Siswanto memang dimungkinkan mengingat jalur dan mata rantai distribusi yang panjang dan berbeda-beda, termasuk jarak dekatnya penyaluran dari agen maupun pangkalan.
“Yang jelas perbedaan harga elpiji di pasaran masih dalam taraf wajar, karena apabila ada agen yang menjual menyalahi aturan maka akan terkena sanksi skorsing dua minggu dan dikurangi jatah pengirimannya,” kata Siswanto.
Untuk Sleman sendiri lanjutnya jumlah pangkalannya ada 1.500 . untuk saat ini harga di pangkalan elpiji 3 kg Rp 15.500 dan untuk sampai ke konsumen memang diakui harganya bervariasi bahkan bisa sampai Rp 20.000 karena memang mata rantainya cukup panjang.
Yang jelas menurut Siswanto pemerintah daerah bisa melakukan pengawasan terhadap agen dan pangkalan agar perbedan harga di pasaran tidak terlalu jauh , kelaupun ada perbedaan maka dalam taraf yang wajar. Yang jelas jatah untuk Kabupaten Sleman elpiji 3 kg ada kenaikan menjadi 986.721 tabung dan itu dirasa cukup untuk Kabupaten Sleman meskipun pada bulan ramadan kebutuhan meningkat.
Meskipun ada kebutuhan yang melonjak maka PT Pertamina akan siap menyediakan elpiji tersebut hingga masyarakat tidak perlu kawatir. Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Asekda Bidang Pembangunan Dra Suyamsih, Kepala Bagian Perekonomian Ir CC Ambarwati , Drs. Slamet Riyadi , dan lainnya.


