Sleman – Destinasi wisata di Kabupaten Sleman banyak menjadi alternatif tujuan kunjungan wisata keluarga . Dan kawasan wisata Kaliurang dengan Museum Gunungapi Merapi (MGM) menjadi obyek wisata keluarga yang banyak menarik pengunjung selama libur Lebaran 2015. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM dikantornya, Kamis (23/7).
Dikatakan Ayu, dalam rangka menyemarakkan obyek wisata kawasan Kaliurang selama libur Lebaran mulai tanggal 18 hingga 26 Juli 2015, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sleman telah fasilitasi hiburan di Panggung terbuka Tlogo Putri untuk siang hari, untuk malam hari mulai tanggal 18 hingga 21 Juli 2015 di depan kantor Arga Jasa depan obyek wisata taman kanak kanak diselenggarakan pentas malam.
Menurut Ayu, selama libur Lebaran ini wisata Kaliurang dan MGM banyak dikunjungi pengunjung. Dari data sementara yang masuk Disbudpar, pada hari Idul Fitri pertama tanggal 17 juli, Kaliurang dibuka mulai pukul 10.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB jumlah pengunjung sebanyak 1272 dengan jumlah mobil 281 buah dan motor 81 buah.
Pada Lebaran ke 2 tanggal 18 Juli 2015 jumlah pengunjung meningkat, hingga pukul 16.00 WIB jumlah pengunjung mencapai 5675 orang dengan jumlah mobil 970 dan motor 705. Sedang jumlah pengunjung di MGM yang baru buka pada Lebaran ke 2 kumlah pengunjung sebanyak 1155 dan penonton film 705.
“Pengunjung wisata di MGM lebih banyak didominasi oleh keluarga. Semakin sore kunjungan wisata semakin rame,” tutur Ayu.
Para pengunjung Kaliurang dan MGM banyak yang memanfaatkan juga untuk volcano tour dengan jeep. Sementara ditambahkan Sekretaris Disbudpar Sleman, Dra Endah Sri Widiastuti MPA, selain kerawanan keamanan dalam volcano tour jeep dan antisipasi kemacetan di jalur yang dituju telah dilakukan pengalihan lalulintas jeep yang digunakan dalam wisata volcano tour.
“Hal ini sudah kami koordinasikan dengan Dishubkominfo. Pada saat libur Lebaran, jeep volcano tour hanya diperbolehkan menuju Kaliurang melalui jalur barat (Boyong), sedangkan akses di Ngipiksari hanya untuk turun. Skenario ini kami lakukan agar arus lalulintas wisatawan menuju Kaliurang lancar,” kata Endah.


