29 Orang Calon Kepala Sekolah Ikut Diklat

DiklatSleman – Sebanyak 29 calon Kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Sleman mengikuti diklat. Pembukaan diklat calon Kepala Sekolah Dasar telah dilakukan Sekda Sleman, dr Sunartono MKes di Aula lantai III BKD Sleman, kemarin.

Kepala BKD Sleman, Drs Iswoyo Hadiwarno mengatakan bahwa tujuan umum  diklat ini untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan Ketrampilan calon kepala sekolah pada dimensi-dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial, serta untuk mendapatkan calon kepala sekolah yang memiliki potensi dan pengalaman terbaik di bidang kepemimpinan sehingga dapat menjalankan ntugas dan fungsi kepala sekolah/madrasah secara efektif.

Sementara Sunartono menyampaikan penyelenggaraan diklat ini merupakan salah satu  yang nantinya diharapkan dapat mengisi jabatan kepala sekolah di tingkat SD di Kabupaten Sleman. Diklat ini dimaksudkan  untuk menambah wawasan dan pengetahuan baik me­nge­nai bidang kependidikan maupun kepemimpinan.

“Wawas­an dan pengetahuan tersebut nantinya akan sangat berman­faat keti­ka saudara para calon kepala sekolah  be­nar-benar terjun di lapangan, menghadapi fakta-fakta dengan berbagai perma­salahan­nya,” kata Sunartono.

Penyelenggaraan Diklat ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidi­kan. Terwujudnya kualitas pendidikan sangat ditentukan banyak faktor dan dukungan banyak pihak.

Selain sistem, sarana dan pra­sarana dan kompetensi SDM yang terlibat dalam proses pendidikan yang menjadi faktor penentu keberhasilannya, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan seperti pihak sekolah, pengawas pendidikan, penulis buku dan penerbit buku ajar, sektor swasta yang peduli, dewan pendidikan, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya juga menjadi bagian yang menentukan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan.

Menurut Sunartono, keberadaan Kepala Sekolah di sekolah tidak hanya berfungsi sebagai pemimpin, yang memimpin para guru, staf administratif dan siswa di sekolah tersebut, Kepala Sekolah  juga memiliki fungsi sebagai manajer terhadap kelangsungan proses belajar mengajar yang berkualitas dan dilakukan secara selektif. Pendidikan merupakan suatu proses untuk  mempersiapkan generasi muda untuk menjalani kehidupan dan memenuhi tujuan hidup secara efektif dan efisien.

image_pdfimage_print
Bagikan: