Donor Darah Triwulanan di Condongcatur Kumpulkan 54 Kantong, Dukung Program Lada Manis Sleman

Sleman — Pemerintah Kalurahan Condongcatur berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kapanewon Depok, dan didukung PMI Kabupaten Sleman, menggelar kegiatan donor darah di Ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menyediakan tenaga medis profesional sebagai upaya menjaga ketersediaan stok darah yang aman dan berkualitas.

Donor darah tersebut merupakan kegiatan rutin triwulanan yang dilaksanakan bersamaan dengan program Semanis Madu (Selasa Melayani Semua, Mudah dan Terpadu). Melalui program ini, masyarakat tidak hanya dapat mendonorkan darah. Tetapi juga mengakses berbagai layanan publik lainnya, seperti perpanjangan SIM, pembayaran pajak kendaraan bermotor (STNK), layanan perbankan, BNN, konsultasi hukum gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan mata gratis dari optik, hingga servis motor murah.

Ketua PMI Kapanewon Depok, Sussi Listyaningsih menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Sleman, yakni Pelayanan Darah Sleman Gratis (Lada Manis). Program tersebut didukung penuh oleh Pemerintah Kapanewon Depok, Pemerintah Kalurahan Condongcatur, serta Puskesmas Depok 1, 2, dan 3.

“PMI Kapanewon Depok juga mengirimkan surat permohonan partisipasi donor darah ke sejumlah instansi, seperti Polda DIY, Polsek Depok Barat, Depok Timur, dan Bulaksumur, Lanud Adisutjipto, AAU Yogyakarta, Koramil 11 Depok, serta Yonif 403. Hal ini kami lakukan agar target kuota darah segar dapat terpenuhi untuk mendukung Program Lada Manis Sleman,” jelas Sussi.

Pada kegiatan donor darah Triwulan I Tahun 2026 ini, tercatat 71 orang hadir untuk berpartisipasi. Setelah melalui proses skrining kesehatan, 54 kantong darah berhasil dikumpulkan. Sementara 17 calon pendonor dinyatakan tidak lolos karena beberapa alasan, antara lain tekanan darah tinggi, sedang mengonsumsi obat-obatan, kadar hemoglobin (HB) terlalu tinggi atau terlalu rendah.

“Menariknya, sekitar 40 pendonor berasal dari unsur TNI dan Polri. Sementara dari Yonif 403 kali ini belum dapat berpartisipasi karena personel sedang menjalankan tugas di Papua,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Program Semanis Madu Kalurahan Condongcatur, Wasana menyampaikan bahwa pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya mendapatkan kesempatan mengikuti undian doorprize. Hadiah disediakan oleh Pemerintah Kalurahan Condongcatur bekerja sama dengan berbagai mitra dan sponsor, seperti Bank Sleman, Bank BPD DIY, Honda, BNN Sleman, serta pihak lainnya.

“Doorprize yang kami sediakan antara lain payung, mug, jaket, peralatan rumah tangga, dan berbagai hadiah menarik lainnya sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor,” ungkap Wasana.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan donor darah Triwulan II Tahun 2026 direncanakan akan kembali dilaksanakan pada Mei 2026 di lokasi yang sama. Ruang Wacana Loka dipilih karena dinilai representatif dan nyaman, dilengkapi fasilitas pendingin ruangan.

“Sebelum donor, kami juga menyediakan sarapan ringan seperti arem-arem ayam, tahu bakso, air mineral, dan teh hangat. Fasilitas ini disambut baik oleh para pendonor yang berasal dari pamong, masyarakat umum, serta unsur TNI-Polri,” sambungnya.

Sebagai informasi, Program Pelayanan Darah Sleman Gratis (Lada Manis) merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Sleman bersama PMI Sleman untuk menyediakan produk darah gratis bagi warga ber-KTP Sleman yang membutuhkan transfusi darah. Program ini menanggung Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) dari APBD Kabupaten Sleman tanpa batasan kuota.

Besaran BPPD yang ditanggung sebesar Rp490.000 per kantong untuk darah biasa, meliputi Whole Blood (WB), Thrombocyte Concentrate (TC), Packed Red Cell (PRC/TRC), dan Fresh Frozen Plasma (FFP). Biaya tersebut mencakup proses pengolahan, pemeriksaan penyakit menular, hingga penyimpanan darah guna menjamin keamanan bagi penerima. (Wasana / KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: