Budpar Sleman gelar Famtrip Media Sosial

IMG_1538Sleman – Dinas Budaya dan Pariwisata Sleman mengadakan even Famtrip Media Sosial untuk mengenalkan objek wisata yang berada di Sleman, Senin (30/11). Belakangan ini, Media Sosial menjadi kekuatan yang luar biasa untuk mengenalkan objek wisata kepada masyarakat.

Panitia Famtrip Media Sosial, Wasita menyampaikan kegiatan ini dimaksudkan untuk mengenalkan objek wisata yang belum begitu dikenal. Melalui media sosial diharapkan mampu mengenalkan objek wisata yang ada di Sleman ke masyarakat, tambahnya.

Dikemas dengan konsep Famtrip Media Sosial, Dinas Budaya dan Pariwisata mengajak untuk diikuti oleh 20 peserta dari berbagai komunitas media sosial dan travel blogger. Komunitas media sosial dan blogger yang mengikuti even ini tidak hanya berasal dari area Yogyakarta saja melainkan dari luar kota seperti Jakarta dan Semarang.

Adapun objek wisata yang dikunjungi dalam Famtrip Media Sosial ialah Museum Gempa Sarwidi, Omah Petruk, Desa Wisata Pulesari, dan KWT Sri Rejeki. Di Museum Gempa Sarwidi peserta diajak untuk mengenal struktur bangunan tahan gempa, jenis – jenis gempa dan sejarah dari museum itu sendiri. Sedang di Omah Petruk peserta diajak untuk mengenal kegiatan seni yang rutin digelar, karya seni berupa patung – patung dari seniman, serta fasilitas penginapan yang unik untuk pengunjung.

Untuk Desa Wisata Pulesari, selain dikenalkan tentang kegiatan – kegiatan desa, peserta diajak mencicipi makanan dan olahan dari bahan salak. Sedangkan untuk tujuan akhir famtrip peserta diajak mengunjungi KWT Sri Rejeki. Dalam kunjungan tersebut peserta diajak untuk mengetahui sejarah berdirinya KWT Sri Rejeki dan berbagai olahan salak seperti kopi, wajik, keripik, manisan, asinan, caramel, dan geplak.

image_pdfimage_print
Bagikan: