Sleman – Dosen Institut Teknologi Yogyakarta (ITY), Dwi Herniti, memberikan edukasi serta praktik teknologi tepat guna mengenai pengelolaan air limbah domestik rumah tangga di Gedung Serbaguna Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (08/08/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bertajuk “STBM dan Praktik Baik Pengelolaan Limbah”.
Kegiatan edukasi lingkungan tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi aman serta pengelolaan limbah cair yang benar guna mencegah pencemaran lingkungan, menekan risiko penyakit menular, dan mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kalurahan Margomulyo.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, meliputi jajaran Sanitarian Puskesmas Seyegan, Lurah dan Pamong Kalurahan Margomulyo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para dukuh, kader kesehatan, hingga tokoh masyarakat setempat.
Dalam paparannya, Dwi Herniti menyampaikan bahwa limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan ke selokan maupun tangki septik yang bocor dapat mencemari sumber air tanah dan membahayakan kesehatan masyarakat.
“Air limbah domestik harus dikelola dengan baik karena apabila dibuang begitu saja, dampaknya bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap kesehatan masyarakat. Sanitasi bukan sekadar soal membuang limbah, tetapi bagaimana limbah tersebut dikelola agar tidak kembali menjadi sumber penyakit dan pencemaran bagi masyarakat,” ujar Dwi Herniti pada Sabtu (08/08/2026).
Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2025 tentang baku mutu air limbah domestik. Dalam forum tersebut, warga diberikan petunjuk praktis mengenai pengolahan limbah mandiri, seperti penggunaan tangki septik berstandar, pemeliharaan rutin, serta penyedotan lumpur tinja secara berkala setiap 1 hingga 3 tahun sekali.
Pihaknya menekankan bahwa perubahan perilaku di tingkat rumah tangga menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkualitas di Kalurahan Margomulyo. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)


