Sleman – Sekitar 53 orang santri dari Pesantren Tahfizh Qur’an Yatim Nurani Insani di Balecatur Kecamatan Gamping Sleman hari Jumat (12/2) dilarikan ke rumah sakit di Gamping. Diduga puluhan santri tersebut keracunan makanan.
Menurut informasi para santri tersebut mengeluhkan tidak enak badan, mata merah dan pusing-pusing sekitar satu jam setelah mereka sarapan pagi menggunakan lauk ikan tongkol yang disediakan oleh Pondok Pesantren tersebut.
Melihat keluhan para santrinya itu dan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan oleh pihak Pesantren para santri langsung dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Diduga ikan tongkol yang dimakan para santri sudah basi karena saat dimakan ikan tersebut terasa pahit. Kasus ini langsung ditangani Polsek Gamping.
Kapolsek Gamping, Kompol Agus Zainudin mengatakan pihaknya sudah mencari sisa makanan yang dikonsumsi anak-anak tersebut saat sarapan di pondok.
”Mereka makan nasi dengan lauk tongkol. Sisa makanan sudah kami amankan. Bumbu yang dipakai untuk meracik makanan juga kita sita dan akan kami bawa lab dan BPOM,” jelas Kapolsek.
Atas kejadian itu beberapa anak harus dilakukan rawat inap dan sebagian besar sudah diperbolehkan pulang dengan rawat jalan. Yang masih rawat inap masih akan dilakukan observasi.


