Sleman – Angin beliung yang melanda daerah Condong Catur termasuk area kampus UPN “Veteran Yogyakarta, mengakibatkan banyak pohon roboh, termasuk tumbuhan Epifit beserta inangnya, dan burung kehilangan sarangnya.
Jogja Adventure Kids mengajak anak – anak untuk mengambil peran dalam penanaman tumbuhan Epifit, ditanam kembali ke inang / indukannya yang baru.
“Diketahui bahwa tumbuhan Epifit, salah satunya jenis Simbar Menjangan adalah tempat biasa semut Rangrang hidup dan bertelur. Telur semut yang disebut “Kroto” ini adalah pakan bagi burung-burung liar”, kata Zaeni, salah satu anggota Jogja Adventure Kids UPN Condong Catur, Sleman, Minggu (19/3).
“Artinya, menanam tumbuhan Epifit, selain mempercantik taman kampus, juga menyiapkan kebutuhan pakan burung secara alami”, tambahnya
Dalam kesempatan tersebut, anak – anak diajak belajar langsung di alam terbuka. Melepaskan burung, adalah salah satu kegiatan Jogja Adventure Kids. Memanjat pohon (tree climbing) dibawah panduan Mapala UPN divisi panjat tebing.
Selain itu, anak anak juga diperkenalkan dengan beberapa jenis tangga berbahan bambu, dan juga memanjat dengan alat climbing. Memberikan pakan burung liar dengan alat bantu “bird feeder” semakin seru, karena alat itu dibuat dari hasil karya dari anak anak sendiri. Jogja Adventure Kids menyampaikan pesan bahwa burung menjadi bagian dari ekosistem.
Burung mengendalikan hama serangga, ulat dan semut, sehingga hasil panenan bapak petani menjadi bagus. Burung juga berperan dalam persebaran biji – biji tumbuhan.
Kampus adalah pertahanan terakhir dari sebagian “hutan kota” yang ada. Kesadaran menata ruang hijau, lebih mudah dibangun dikalangan akademisi kampus daripada masyarakat umum kota. Yang saat ini, dihadapkan pada kebutuhan pemukiman hunian yang semakin hari, semakin sempit.
Tak heran jika pohon dihalaman rumah, dengan mudahnya dipotong karena alasan sederhana menghalangi papan baliho toko. Padahal asupan oksigen (udara bersih) yang dihasilkan dari pohon tetap dibutuhkan manusia dalam keseharian, agar lingkungan tetap sehat.
Burung membutuhkan pohon, manusia membutuhkan pohon, manusia membutuhkan burung. Semua saling terkait dan harmoni. Kampus / universitas, idealnya menjadi contoh dalam penataan ruang hijau, serta menginspirasi masyarakat sekitar kampus untuk serta peduli lingkungan hidup.


