Tingkatkan Daya Saing, Sleman Renovasi Pasar Tradisional
Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan pembangunan dan renovasi sejumlah pasar tradisional guna meningkatkan daya saing seiring maraknya pasar-pasar modern.
Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan pembangunan dan renovasi sejumlah pasar tradisional guna meningkatkan daya saing seiring maraknya pasar-pasar modern.
Sleman – Untuk mempromosikan pasar tradisional serta menarik minat masyarat berbelanja di pasar tradisional, Dinas Pasar Sleman melaksanakan program “Belanja Berhadiah di Pasar Tradisional”.
Sleman – Kehadiran toko modern diwilayah Kabupaten Sleman ternyata membawa dampak pada jumlah pengunjung pasar tradisional. Kepala Dinas Pasar Sleman, Dra Tri Endah Yitnani MSi membenarkan hal tersebut. Menurutnya, setelah kehadiran toko modern menjamur, jumlah pengunjung pasar tradisional memang berkurang. Terutama bagi pedagang produk pabrikan, seperti minyak, mie dan instan.
Sleman – Dinas Pasar Sleman mulai mengembangkan bank sampah. Sejak dirintis pada 2015, program itu baru ada di Pasar Cebongan dan Sleman. Rencana tahun ini akan dikembangkan di Pasar Gamping dan Condongcatur. Dipilihnya lokasi pasar itu karena para pedagangnya dinilai telah siap, dan didasarkan penilaian Adipura.
Sleman – Penjabat Bupati Sleman, Ir Gatot Saptadi secara tegas memerintahkan agar toko modern yang berjarak kurang dari 1 km dari pasar tradisional segera menutup usahanya. Toko modern tersebut harus tutup karena melanggar Perda Kabupaten Sleman nomor 18 tahun 2012 tentang Izin Usaha Pusat Perbelanjaan dan Izin Usaha Toko Modern.