Turi – Menikmati sejuknya udara pegunungan di kaki Gunung Merapi bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya dengan mengunjungi Desa Wisata Plosokuning di Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.
Dwi Winarno, tokoh masyarakat setempat menjelaskan bahwa Desa Wisata Plosokuning ini baru dibangun dua tahun yang lalu atas inisiatif semua warga. Saat itu warga menyadari di wilayah desanya ada sungai Nyoho yang sangat bagus untuk susur sungai, di samping itu juga ada bendungan dan sumber mata air yang bisa dimanfaatkan untuk dibangun sebagai kawasan wisata.
Setelahnya, satu persatu fasilitas mulai dibangun warga, dan potensi wisatanya didata dengan rinci. Saat ini di Desa Wisata Plosokuning sudah ada pendopo pertemuan, tempat ibadah, homestay, dan fasilitas MCK.
Untuk wahana wisatanya, ada wisata edukasi yang membawa pengunjung berkebun salak dan mengenal kuliner olahan salak, mancakrida (outbound), susur sungai , bermain air dengan naik ban, dan naik perahu tradisional (gethek bambu).
Ada pula Sumur Penguripan dan Sendang Adem Panas. “Menurut keyakinan masyarakat setempat jika mandi di situ penyakitnya bisa sembuh khususnya jika sedang sakit panas dingin,” kata Dwi Winarno saat dikunjungi di Desa Wisata Plosokuning, Rabu (2/10/2019).
Akses jalan menuju Desa Wisata Plosokuning sangat bagus sehingga wisatawan yang akan berkunjung tidak akan kesulitan mencarinya. Terletak di pinggir jalan menuju Agrowisata Salak Turi di Desa Bangunkerto, pengunjung yang datang dari Jalan Raya Turi – Tempel cukup belok ke utara sejauh kurang lebih 3 kilometer.
Saat ini pengelola desa wisata sudah melengkapi tempat wisatanya dengan menambah spot foto, dan juga tersedia kuliner masakan khas desa dan produk olahan dari salak.(KIM Bangunkerto/Harman)


