APSAI Dorong Sektor Swasta Dukung Kabupaten Layak Anak

Sleman – Setahun berdiri, APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia) Kabupaten Sleman aktif dalam berbagai kegiatan seperti pemberian bantuan sosial ke sejumlah posyandu, sekolah, panti sosial, dan anak telantar, dan juga juga memberi beragam pelatihan ke ibu rumah tangga.

Hermelien Yusuf, Ketua Umum APSAI Kabupaten Sleman memaparkan bahwa APSAI menjadi wadah dan sinergi percepatan upaya pemenuhan hak anak terutama untuk memastikan peran serta sektor swasta sebagai penggerak pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak. “Selain itu juga untuk mendorong perusahan-perusahaan dan para pelaku bisnis di Indonesia agar memiliki kebijakan, program maupun produk yang layak anak,” ujar Hermelien Yusuf saat jumpa pers di Sasanti Resto, Jalan Palagan Tentara Pelajar, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Senin (28/12/2020).

Hermelien Yusuf  juga meminta semua unsur masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Sleman sebagai kabupaten layak anak. “Mohon infokan ke dinas kalau ada anak-anak yang haknya belum terpenuhi. Mohon dukungan juga untuk bantu sosialisasikan program layak anak,” ujarnya.

Senada dengan Hermelien, dr. Mafilindati Nuraini, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa APSAI mempunyai peran strategis untuk bergandengan mewujudkan Sleman sebagai Kabupaten Layak Anak.

Menurut dr. Mafilindati, ada 3 peran yang bisa diemban perisahaan swasta dalam kaitannya dengan hak anak. “ yang pertama policy, kebijakan dunia usaha seperti misalnya tidak pekerjakan anak, tersedia tempat bermain anak. Kemudian kedua produk, harus aman untuk anak, misalnya makanan minuman, dan mainan. Ketiga adalah program, berupa bantuan sosial kemasyarakatan, atau beasiswa,” kata dr. Mafilindati.

Asosiasi Perusahan Sahabat Anak Indonesia, atau disingkat APSAI ( Indonesia Association of Child-Friendy Companies / IACFC ) dirintis di Kota Solo dalam the 2nd International Conference on Child-Friendly Asia Pacific yang diadakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, 30 Juni – 2 Juli 2011, dan dihadiri oleh 24 negara-negara di kawasan Asia Pasifik.

Dalam konferensi tersebut dicetuskan ide dasar pembentukan asosiasi yang mewadahi keingnan perusahaan-perusahaan swasta di Indonesia untuk berkontribusi dalam pemenuhan hak-hak anak melalui pembangunan Kabupaten / Kota Layak Anak (KLA) di Indonesia.

Pada awal 2012 APSAI resmi terbentuk dengan anggota pelopor terdiri dari PT Astra International, Tbk, PT Trans Rentail Indonesia Carreful, PT Bank Mega, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Tuv-Rheinland, PR Lotus, PT Sari Husada, PT Pacific Place, PT Trans TV, PT Aryan Indonesia (Kid Zania). Di Sleman, APSAI Kabupaten Sleman terbentuk pada tanggal 17 Juli 2019 dengan dibidani oleh Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Sleman.

image_pdfimage_print
Bagikan: