Tales Pratama dan Nanas Bagong, Produk Unggulan Desa Wisata Sorasan Ngemplak

Sleman – Sebuah desa wisata mempunyai beberapa produk unggulan seperti kuliner, kerajinan, paket wisata atau hasil pertanian. Hal itu juga dimiliki Desa Wisata Sorasan Embung Opak, berupa talas pratama dan nanas bagong.

Meskipun saat ini nanas bagong masih belum dibudidayakan secara massal. Tetapi nanas bagong sudah lebih dari empat tahun dibudidayakan oleh pak Maryoto warga Sorasan,” kata Sekretaris Pengelola Desa Wisata Embung Opak, Ari Samiati di Embung Opak Sorasan, Bimomartani, Ngemplak, Sleman, Kamis (27/11/2025).

Pembudidaya nanas bagong, Maryoto menceritakan awalnya ia mendapatkan bibit nanas dari temannya yang tinggal di Lampung. Mulanya ia hanya menanam empat bibit pohon nanas. Kini Mayoto sudah memiliki puluhan pohon nanas.

Maryoto menjelaskan bahwa ketika pohon nanas berbuah, maksimal sudah tua beratnya antara lima sampai tujuh kilo gram. Kemudian rasa daging buahny apunu manis segar.

“Nanas bagong tidak susah pemeliharaannya. Asal tidak tergenang air tanaman akan tumbuh dan berbuah,” tutur Maryoto saat berada di kebunnya.

Kebun tersebut awalnya merupakan kebun dengan aneka pohon keras. Namun dengan tekat dan semangat, Maryoto pun menebang semua pohon keras termasuk bambu. Akhirnya kebun seluas 300 meter persegi bersih dari pohon keras. Lalu di tanami pohon buah ada alpukat, klengkeng, durian, pepaya, nanas bagong dan lainnya.

“Harapannya meski kebun relatif tidak begitu luas dengan tanaman berbagai jenis akan mampu mendukung keberadaan Desa wisata Sorasan Embung opak,” ujar Maryoto.

Selain nanas bagong, Desa Sorasan juga membudidayakan tales pratama. Supriyono salah satu warga Sorasan menuturkan, umbi tales pratama memiliki berat sekitar dua kilogram. Di mana, tales tersebut ditanam di lahan seluas 1000 meter persegi.

“Pembiakan tales pratama juga mudah. Tunas akan muncul di pangkal umbi tales. Tunas itu harus di potong dan dipakai untuk ditanam kembali. Kalau tidak dipotong akan mengganggu pertumbuhan umbi,” jelas Supriyono.

Umbi tales pratama bisa diolah menjadi berbagai panganan, dan tales tersebut biasa diolah oleh Ani Rumpoko Wati yang merupakan adik dari Supriyono. Oleh Ani, umbi tales diolah menjadi criping, cake tales, kroket tales, tales mustofa, grubi dan eggrool.

“Bisa juga dibuat jenis olahan yang lain,” pungkas Ani.

(Kusnadi KIM Berbah)

image_pdfimage_print
Bagikan: